NHM Tingkatkan Kompetensi Juru Ledak Bersertifikat
- 29 Apr 2026 12:08 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Gosowong - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (LSP PPSDM Geominerba) menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) serta penyegaran uji kompetensi Juru Ledak II di site Gosowong.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Safety Training tersebut dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 April 2026, dengan total 22 peserta dari berbagai departemen. Program ini terbagi dalam dua sesi, yakni kelas penyegaran (refresher) yang diikuti enam peserta dan kelas reguler dengan 16 peserta.
Pelatihan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memitigasi risiko tinggi pada kegiatan peledakan di industri pertambangan. Aktivitas tersebut dikenal memiliki potensi bahaya besar jika tidak direncanakan dan dilaksanakan secara tepat, mulai dari kecelakaan kerja, kerusakan alat, hingga dampak lingkungan dan penurunan efisiensi operasional.
Deputy Director of Operation sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, Rara Dodo Lawolo, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu menjalankan proses peledakan secara aman, efektif, dan sesuai standar.
“Jadikan diklat ini sebagai bagian untuk memperkuat dan memantapkan kompetensi yang sudah dimiliki. Manfaatkan waktu sebaik mungkin. Harapan kami, seluruh peserta dapat mengikuti dengan baik dan dinyatakan kompeten,” ujarnya Rabu 29 April 2026.
Koordinator LSP PPSDM Geominerba, Achmad Saepulloh, menegaskan bahwa sertifikasi juru ledak bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban yang diatur dalam regulasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Meski kegiatan peledakan sudah menjadi rutinitas, pengakuan kompetensi formal sangat penting untuk memastikan seluruh prosedur telah memenuhi standar nasional,” katanya.
Sementara itu, Manajer Health, Safety, and Environment (HSE) NHM, Widi Wijaya, menyebut pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas operasional di lapangan, meskipun sempat menghadapi sejumlah kendala dalam proses persiapan.
Rangkaian pelatihan mencakup materi komprehensif, mulai dari regulasi keselamatan, pengangkutan bahan peledak, peramuan, persiapan, pelaksanaan peledakan, praktik lapangan, hingga evaluasi pasca-peledakan.
Sebagai tahap akhir, peserta mengikuti uji kompetensi yang dilakukan langsung oleh LSP ESDM guna memperoleh sertifikasi resmi sebagai bukti keahlian di bidang peledakan tambang.
Melalui program ini, NHM menegaskan komitmennya dalam menjaga standar keselamatan kerja sekaligus meningkatkan profesionalisme tenaga kerja di sektor pertambangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....