MTI Desak Penanganan Perlintasan Sebidang

  • 29 Apr 2026 20:53 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Jawa Timur mendesak pemerintah mempercepat penanganan perlintasan kereta api sebidang melalui pembangunan flyover dan underpass guna menekan angka kecelakaan.

Ketua MTI Jawa Timur, Hary Soegiri, menegaskan pemisahan jalur antara kereta api dan kendaraan menjadi solusi utama untuk menghilangkan potensi konflik di perlintasan.

“Pemisahan jalur melalui flyover atau underpass menjadi langkah paling efektif, karena tidak ada lagi perpotongan langsung antara kereta dan kendaraan,” ujarnya saat menjadi narasumber dialog Aspirasi Pro1 RRI Surabaya, Rabu, 29 April 2026.

Selain itu, MTI juga mendorong pembangunan jalur ganda (double track) serta penataan jalur kereta untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran operasional.

“Double track penting untuk mendukung kelancaran perjalanan kereta, sehingga potensi risiko di perlintasan juga bisa ditekan,” kata Hary.

Dorongan tersebut disampaikan menyusul masih tingginya jumlah perlintasan sebidang di Indonesia. Ia menyebut secara nasional jumlahnya sekitar 3.800 titik, dengan sekitar 1.300 berada di Jawa Timur.

“Namun yang memenuhi standar dan terdata resmi jumlahnya jauh lebih sedikit, sementara sisanya masih minim pengamanan,” jelasnya.

Ia menambahkan, banyak perlintasan belum dilengkapi palang pintu maupun penjaga, sehingga berpotensi tinggi menimbulkan kecelakaan.

Selain faktor infrastruktur, MTI juga menyoroti dominannya kesalahan manusia (human error) sebagai penyebab kecelakaan.

“Perilaku pengguna jalan yang tidak disiplin, seperti tidak sabar dan menerobos saat kereta melintas, menjadi faktor utama,” tegasnya.

Menurutnya, persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga etika dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

MTI berharap pemerintah segera menyusun prioritas penanganan berbasis tingkat kerawanan, serta memperkuat edukasi dan penegakan hukum agar kecelakaan di perlintasan kereta api dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....