Apel HKB 2026 Lima Puluh Kota Perkuat Kesiapsiagaan

  • 29 Apr 2026 14:48 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi: Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Sarilamak Kecamatan Harau pada Minggu, 26 April 2026. Asisten I Setdakab Alfian, S.STP, M.Si memimpin apel mewakili Bupati Lima Puluh Kota sebagai pembina upacara.

Apel melibatkan unsur Forkopimda dan instansi terkait seperti Pasiops Kodim 0306/50 Kota Kapten Inf Hendri Jones Situmeang, Kasubag Ops Polres 50 Kota AKP Noviandri, serta Kasi Intel Kejaksaan Negeri Payakumbuh Hadi Saputra. Para Kepala OPD, ASN, insan pers, TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Tagana, Damkar, Persatuan Radio, pelajar SMPN 1 Harau dan SMAN 2 Harau turut serta.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat diawali penghormatan pasukan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Ikrar Kesiapsiagaan Bencana, serta penandaan HKB melalui sirine. Pemutaran sirine serentak menjadi simbol kesiapan seluruh elemen menghadapi potensi bencana di wilayah rawan bencana.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten I, pemerintah menegaskan HKB setiap 26 April menjadi momentum meningkatkan kesiapsiagaan lintas sektor. “Daerah kita merupakan wilayah yang rawan bencana, sehingga diperlukan kesiapan yang matang, peningkatan kualitas mitigasi, serta koordinasi lintas sektor yang kuat guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan,” ungkapnya.

Pemerintah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI/Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat dalam penanganan bencana. Penanganan mencakup tahap pencegahan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi untuk memulihkan kehidupan warga terdampak secara cepat.

Apel gabungan diharapkan memperkuat koordinasi antarinstansi serta meningkatkan kesadaran masyarakat menghadapi potensi bencana alam. Kesiapsiagaan kolektif dinilai efektif menekan risiko korban jiwa dan kerugian material saat bencana terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Pemkab Lima Puluh Kota berkomitmen membangun sistem peringatan dini dan pelatihan mitigasi berkelanjutan bagi seluruh aparatur. Pelibatan pelajar dalam apel bertujuan menanamkan budaya sadar bencana sejak dini agar generasi muda tangguh menghadapi kondisi darurat.

Melalui momentum HKB 2026, seluruh pemangku kepentingan meneguhkan tekad mewujudkan Lima Puluh Kota yang siaga bencana. Kolaborasi pemerintah, aparat, relawan, dan warga menjadi fondasi utama dalam melindungi keselamatan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....