Karhutla Terjadi di Kalimantan Tengah Menjelang Musim Kemarau

  • 29 Apr 2026 14:41 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Risiko kebakaran hutan dan lahan perlu terus diwaspadai masyarakat Kalimantan Tengah menjelang masuknya musim kemarau. Terlebih, pada pekan terakhir April terjadi cuaca panas dengan suhu cukup tinggi yang meningkatkan potensi kebakaran.

Dalam hal ini, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah, Indra Wiratama, mengatakan telah terjadi kebakaran hutan dan lahan sejak Sabtu 25 April hingga Senin 27 April 2026. Kejadian tersebut tersebar di beberapa wilayah dengan jumlah yang meningkat setiap harinya.

"Sesuai data kami, mulai dari 3 hari yang lalu, Sabtu itu ada sekitar 3 kejadian karhutla yang terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah. Kemudian Minggu ada 4 dan Senin kemarin ada 6 kejadian kebakaran. Tapi boleh dikatakan statusnya sudah rata-rata sudah padam, dan banyak terjadi di daerah gambut," katanya, saat mengisi program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 28 April 2026.

Indra Wiratama lebih lanjut menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan tersebut terjadi di Kabupaten Barito Utara, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya. Wilayah-wilayah ini diketahui memiliki lahan gambut yang cukup luas dan rentan terbakar saat kondisi kering.

"Misalnya saja di Kabupaten Barito Utara, di daerah Trahean dan Bintang Ninggi, itu yang daerah gambut. Kemudian kemarin Senin di Pulang Pisau, di Kota Palangka Raya juga," katanya.

Ia menambahkan, sebagian besar kebakaran yang terjadi saat ini sudah berhasil dipadamkan oleh tim di lapangan. Meski demikian, kondisi lahan gambut yang mudah kering tetap menjadi perhatian utama karena berpotensi memicu kebakaran susulan.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat cuaca panas berlangsung. Kewaspadaan dan peran aktif masyarakat dinilai penting untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....