BPS Raja Ampat Gelar Pencanangan Desa Cinta Statistik dan FGD Standar Pelayanan
- 29 Apr 2026 09:16 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Raja Ampat mengadakan kegiatan focus group discussion (FGD) standar pelayanan statistik terpadu tahun 2026 bersamaan dengan pencanangan desa cinta statistik di Aula Wayag, Kantor Bupati Raja Ampat, Rabu 29 April 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Raja Ampat Yosep Handi Mirino, mewakili bupati dan dihadiri Plt Kepala BPS Raja Ampat Andrie Wardani.
Dalam kegiatan ini disampaikan sosialisasi terkait desa cinta statistk, sosialisasi FGD standar pelayanan statistik terpadu, koordinasi pembinaan statistik sektoral, dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026. Turut hadir dalam kegiatan ini pimpinan organisasi perangkat daerah, akademisi Ekowisata Unipa Raja Ampat, serta perwakilan kantor distrik, kepala kampung, dan lurah.
Asisten Yosep Mirino, mewakili bupati, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan BPS dalam memperkuat tata kelola data statistik di daerah. Ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipercaya adalah fondasi utama dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. "Tanpa data yang valid, kebijakan yang kita ambil berisiko tidak
menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lapangan," kata Yosep.
Ia menilai program Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik adalah langkah strategis yang perlu disambut dengan penuh antusias. Melalui program ini, kampung dan kelurahan binaan didorong untuk menjadi penggerak pengumpulan data di tingkat paling bawah, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya statistik dalam kehidupan
sehari-hari. "Kami percaya bahwa data yang lahir dari dan untuk masyarakat, akan
jauh lebih bermakna bagi proses perencanaan dan pembangunan di
Kabupaten Raja Ampat," kata dia.
Ia berharap pimpinan OPD, kepala distrik, lurah, hingga kepala kampung
dapat menjadikan kegiatan ini sebagai titik awal penguatan kapasitas kelembagaan statistik di wilayah masing-masing. Jadikan data bukan sekadar kewajiban administrasi semata, melainkan sebagai alat perjuangan, untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih baik dan merata bagi seluruh warga Kabupaten Raja Ampat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....