Disnaker Solo Soroti Minimnya Rekrutmen Berdasarkan Survei APINDO

  • 28 Apr 2026 16:59 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dinas Tenaga Kerja Kota Surakarta menyoroti hasil survei APINDO yang menyebut 67 persen perusahaan enggan membuka rekrutmen baru. Kondisi ini dinilai berdampak pada menurunnya penyerapan tenaga kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Surakarta, Pramuteddy Sukoco, mengatakan minimnya lowongan kerja membuat peluang masyarakat untuk bekerja semakin terbatas. Hal ini turut memengaruhi upaya pengurangan angka pengangguran.

“Yang pasti dampaknya luar biasa, karena penyerapan tenaga kerja jadi berkurang,” katanya di Gedung Satpol PP, Senin 27 April 2026.

Ia menjelaskan, penyerapan tenaga kerja sangat bergantung pada dunia usaha dan industri. Jika perusahaan tidak membuka rekrutmen, maka kesempatan kerja ikut menurun.

“Kalau tidak ada lowongan kerja, maka tidak ada tenaga kerja yang bisa terserap,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah. Terutama dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan tenaga kerja dan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Disnaker juga mencermati kondisi masing-masing perusahaan untuk melihat potensi pembukaan lowongan. Evaluasi dilakukan agar kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.

Pramuteddy berharap dunia usaha tetap membuka peluang kerja meski dalam kondisi terbatas. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas ketenagakerjaan di Kota Solo. (Reza/MI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....