Program Rumah Siap Kerja Belum Optimal, Respati Lakukan Evaluasi

  • 27 Feb 2026 01:16 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Respati Ardi-Astrid Widayani, yakni Rumah Siap Kerja dianggap belum optimal. Mendengar hal itu, Respati Ardi langsung melakukan evaluasi.

Evaluasi sendiri dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja, Pramutady Sukoco dan juga Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto yang bertempat di kantor Dinas Tenaga Kerja pada Rabu, 25 Februari 2026.

Ditemui di Balai Kota, Wali Kota Solo, Respati Ardi menyadari memang masih ada ketidakcocokan dalam berjalannya program. Terlebih pada pelatihan kerja yang diberikan kepada masyarakat.

"Kami mengakui bahwa masih ada mismatch. Jadi antara keteguhan, kedisiplinan dari yang mengikuti pelatihan kerja, dan mungkin informasi yang tidak diceritakan dari awal dengan jujur. Ada beberapa hal teknis, nah ini kami evaluasi dengan Kepala Dinas yang baru, harapannya akan lebih optimal," kata Respati Ardi.

Mantan Ketua HIPMI Solo ini berharap program Rumah Siap Kerja bisa benar-benar menyerap para tenaga kerja dan terasa di masyarakat. Respati juga menargetkan program ini mampu menurunkan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Ditambahkan Respati Ardi, dirinya meminta Kelurahan-Kelurahan juga turut membua lapangan kerja dengan menggandeng LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) untuk bisa memberikan solusi kepada masyarakat yang masih menganggur di daerah-daerah.

"Kami wajibkan Kelurahan-Kelurahan untuk membuka lapangan kerja menggandeng LPK, supaya bisa ada solusi untuk rekan-rekan yang masih menganggur di daerah-daerah, di Kelurahan-Kelurahan," katanya menambahkan.

Sebagai upaya program Rumah Siap Kerja bisa optimal, Pemerintah Kota menghimbau masyarakat yang sedang mengikuti pelatihan untuk terus konsisten dan tidak berhenti di tengah jalan. Hal ini lantaran banyak terdata masyarakat tidak melanjutkan program pelatihan yang diberikan. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....