Perbaikan Selesai, Dermaga Roro Punggur Kembali Beroperasi Normal
- 28 Apr 2026 11:32 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kondisi dermaga roro di Telaga Punggur, Batam, yang sebelumnya mengalami kendala teknis, kini dipastikan telah kembali normal dan dapat digunakan seperti biasa. Perbaikan dilakukan setelah ditemukan adanya gangguan pada bagian konstruksi akibat faktor pasang surut, Selasa, 28 April 2026.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Junaidi, mengatakan, bahwa kondisi dermaga saat ini sudah aman. Sehingga, telah dapat berfungsi optimal untuk aktivitas penyeberangan.
“Sekarang sudah normal kembali, sudah dibetulkan sama kontraktornya dan sudah digunakan,” ujar Junaidi.
Junaidi menjelaskan, gangguan yang terjadi sebelumnya bukan disebabkan oleh kerusakan serius, melainkan hanya pergeseran atau slip kecil pada struktur dermaga. Hal tersebut dipicu oleh adanya bagian las yang tersangkut saat terjadi pasang surut air laut.
“Bukan roboh, jadi dia ada slip sedikit lah, gara-gara ada lasan itu, jadi pendelet ada nyangkut sedikit, pasang surut,” ucapnya
Pemprov Kepri juga berencana menambah jumlah dermaga untuk meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan. Penambahan ini dinilai penting guna mengantisipasi kepadatan, khususnya di lintasan Punggur-Uban.
“Jadi nanti di Punggur ada dua, di Uban juga ada dua, tidak ada lagi space yang tertekan, jadi tidak ada delay,” tuturnya.
Menurutnya, proyek pembangunan dermaga tambahan tersebut akan segera dimulai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dijadwalkan pada akhir Mei 2026. Dengan adanya tambahan fasilitas ini, diharapkan arus penyeberangan dapat berjalan lebih lancar dan efisien.
“Jadi berangkat dan perginya itu bisa seiring bersama Punggur,” katanya.
Junaidi menambahkan, proses pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar enam bulan. Sehingga, dermaga tambahan tersebut diharapkan sudah dapat digunakan saat momentum libur Natal dan Tahun Baru mendatang.
“Mudah-mudahan bisa terealisasi sekitar enam bulan, jadi Natal dan tahun baru ini sudah bisa digunakan,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....