Didominasi 90% Atlet Asing, Jalur Tour de Bintan Dikebut Rampung 14 Agustus

  • 10 Jun 2026 10:19 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen penuh memastikan infrastruktur jalan siap digunakan untuk perhelatan internasional Tour de Bintan. Langkah ini diambil demi menjamin aspek keselamatan para atlet dan menjaga citra positif daerah di mata dunia.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menekankan pemeliharaan jalan merupakan prioritas utama yang dipantau langsung oleh Gubernur. Targetnya 14 Agustus perbaikan jalan sudah rampung agar pelaksanaan event berjalan baik demi menjaga citra daerah.

“Soal teknis pemeliharaan jalan ini diusahakan sudah selesai 14 Agustus, karena kegiatan akan dilaksanakan pada 21 Agustus mendatang,” ujar Hasan, Selasa 10 Juni 2026.

Hasan menjelaskan pihaknya terus memfasilitasi koordinasi lintas sektor agar kendala teknis di lapangan dapat segera teratasi. Dukungan penuh ini diberikan guna memastikan event balap sepeda bergengsi tersebut berjalan tanpa hambatan berarti.

“Alhamdulillah Pak Gubernur cukup memberikan apresiasi akan kegiatan ini,” ujarnya.

Koordinator Utama Tour de Bintan, Raja Azmizal, memastikan rangkaian perlombaan akan berlangsung selama tiga hari mulai 21 hingga 23 Agustus. Hari Jumat dimulai dengan registrasi ulang dan Individual Time Trial sepanjang 17 kilometer di kawasan wisata Lagoi.

“Cuma berlomba dikawasan lagoi sepanjang 17 kilometer,” kata Raja Azmizal.

Azmizal menambahkan pada hari Sabtu, peserta akan mengikuti kategori Gran Fondo dengan pilihan jarak 100 kilometer dan 70 kilometer. Perlombaan kemudian berlanjut ke acara puncak pada hari Minggu yang menempuh jarak hingga 150 kilometer.

Selain balapan profesional, panitia juga menyediakan kategori Copy-Copy Ride sejauh 45 kilometer bagi para pemula yang ingin berpartisipasi. Minggu pagi menjadi puncak acara yang diikuti 11 tim profesional internasional dalam balapan resmi kategori UCI 1.2.

“Itu balapan akan diikuti 11 tim profesional atlet, dalam 150 kilometer akan selesai dalam waktu dua jam,” ucapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan akan dimeriahkan dengan pameran UMKM serta suguhan kuliner dan hiburan tradisional khas Melayu. Partisipasi dari 27 negara ini diproyeksikan akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi pelaku seni dan budaya lokal Bintan.

“Pak Gubernur bilang ada UMKM makanan tradisional Melayu dan didukung pelaku-pelaku seniman dari Bintan,” tuturnya.

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 500 peserta telah mendaftar dengan dominasi atlet mancanegara mencapai 90 persen dari total pendaftar. Kehadiran para peserta internasional ini menjadi bukti kuat kepercayaan dunia terhadap potensi sport tourism di Kepulauan Riau.

“Pesertanya berasal dari Singapura, Malaysia, Inggris, Australia, Jepang, Korea, China. Sudah pasti pesertanya itu 90 persen dari luar,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....