Festival Rujak Uleg 2026: Rujak Phoria Pesta Bola
- 27 Apr 2026 21:45 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya melalui Disbudporapar resmi menggelar Technical Meeting (TM) Festival Rujak Uleg 2026 di Gedung Siola, Senin 27 April 2026. Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
Festival tahun ini mengusung tema besar "Rujak Phoria" sebagai bentuk perayaan menyambut ajang pesta sepak bola dunia. Pertemuan teknis tersebut dipimpin oleh Dwi Leksono yang menjabat sebagai panitia pelaksana dari Disbudporapar Surabaya.
"Sub tema ini terinspirasi dari piala dunia karena sepak bola sangat merakyat, sama seperti rujak cingur bagi warga Surabaya," ujar Dwi Leksono. Kegiatan utama akan berlangsung pada 9 Mei 2026 di Surabaya Expo Center mulai pukul 18.00 WIB.
Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori utama, yakni Lomba Rujak Uleg untuk umum dan Lomba Fashion Show bagi instansi pemerintah. Untuk kategori fashion show, tema yang diangkat adalah "Surabaya World Fashion Carnival" dengan konsep gaya busana olahraga.
Peserta berasal dari berbagai kalangan mulai dari konsuler, mahasiswa asing, pelaku perhotelan, hingga masyarakat umum. Panitia memberikan arahan agar desain properti peserta mencakup elemen arena sepak bola seperti stadion atau gawang.
Inspirasi busana dapat dikembangkan dari tiga kategori utama, yaitu Nations Inspiration, Fan Creativity, hingga gaya karnaval yang spektakuler. Peserta didorong menonjolkan simbol budaya negara atau kreativitas suporter bola yang unik dan imajinatif.
Namun, panitia memberikan peringatan keras terkait larangan penggunaan atribut resmi. "Sama sekali tidak diperkenankan menampilkan logo, maskot, atau identitas merek resmi dari Piala Dunia 2026," tegas Dwi saat memaparkan tata tertib.
Mengenai persyaratan teknis, setiap grup peserta harus terdiri dari empat orang dan pendaftaran tidak dipungut biaya. Peserta diwajibkan membawa peralatan menguleg serta bahan baku rujak cingur secara mandiri dari rumah.
Terdapat ketentuan khusus bagi peserta hotel dan restoran yang diwajibkan menyajikan satu porsi rujak kreasi di atas piring putih. Rujak tersebut akan dinilai secara terpisah oleh juri berdasarkan rasa, teknik penataan, dan orisinalitas ide.
Seluruh peserta diwajibkan masuk ke area Surabaya Expo Center maksimal pukul 15.00 WIB untuk melakukan persiapan. Area lomba harus steril dari kendaraan bermotor, sehingga peserta disarankan menggunakan troli untuk mengangkut perlengkapan dari area parkir.
Rangkaian acara akan dimulai dengan penampilan musik DJ pada sore hari dan dilanjutkan dengan teaterikal pembukaan bertema "Rujak Phoria". Agenda utama adalah momen "Nguleg Bareng" Walikota Surabaya bersama para tamu VVIP di cobek raksasa.
Sesuai tradisi, setiap kelompok wajib menyajikan minimal delapan porsi rujak cingur untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Hal ini bertujuan agar kemeriahan festival dapat dirasakan langsung oleh warga yang datang berkunjung.
Penilaian juri meliputi kesesuaian tema kostum sebesar 40%, kebersihan meja 30%, serta kekompakan yel-yel dan kelengkapan bahan. Panitia akan memilih 40 penyaji terbaik serta beberapa kategori juara untuk hotel dan restoran.
Walikota Surabaya dijadwalkan memberikan sambutan sekaligus menyerahkan secara simbolis rujak kepada warga. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada akhir acara sebelum penutupan dengan sesi penampilan musik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....