Optimalkan Lahan Bera, Pemkot Denpasar Tanam Jagung Manis di Subak Intaran Barat

  • 24 Apr 2026 14:42 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian mengoptimalkan lahan bera dengan menanam jagung manis seluas 1 hektare di Subak Intaran Barat, Denpasar Selatan, Kamis 23 April 2026. Langkah ini menjadi strategi konkret meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan tanam bersama tersebut melibatkan lintas sektor, di antaranya Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar A.A. Gde Bayu Brahmasta, Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, Kepala Desa Sanur Kauh I Made Ada, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura I G.A.N. Anggreni Suwari, petani Subak Intaran Barat, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan kelompok tani tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dilakukan secara langsung mulai dari pengolahan lahan hingga proses penanaman. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan efektivitas pemanfaatan lahan pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, A.A. Gde Bayu Brahmasta, menegaskan bahwa optimalisasi lahan bera menjadi langkah strategis untuk menekan keberadaan lahan tidak produktif. “Melalui penanaman jagung manis ini, kami ingin mengoptimalkan fungsi lahan agar lebih produktif dan memberikan nilai tambah bagi petani,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, I G.A.N. Anggreni Suwari, menjelaskan bahwa pihaknya turut memberikan dukungan berupa benih jagung manis varietas Golden Boy serta bantuan pestisida guna menunjang keberhasilan budidaya. Ia memaparkan, pada 2025 realisasi luas tanam jagung manis di Kota Denpasar mencapai 458,04 hektare dengan produksi 3.929,88 ton dan produktivitas rata-rata 8,5 ton per hektare.

Dengan capaian tersebut serta tingginya permintaan pasar, pengembangan jagung manis dinilai masih sangat potensial untuk ditingkatkan pada 2026, khususnya melalui pemanfaatan lahan bera. Pemanfaatan lahan bera di Subak Intaran Barat ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kota Denpasar.

“Selain meningkatkan produktivitas, langkah ini juga akan mampu memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....