Belasan Gempa Guncang Bali, Hanya Dua Kabupaten yang Rasakan Gempa

  • 24 Apr 2026 12:19 WIB
  •  Denpasar

EEI.CO.ID Denpasar - Pulau Dewata dan wilayah sekitarnya kembali diguncang gempa bumi yang didominasi gempa bumi dangkal. Berdasarkan data Stasiun Geofisika Denpasar, sepanjang periode minggu ke 3 bulan April, belasan gempa bumi terjadi di wilayah Bali dan sekitarnya.

Dua Kabupaten di Pulau Dewata yakni Buleleng dan Tabanan dilaporkan merasakan gempa bumi tersebut. PMG Muda Stasiun Geofisika Denpasar Mario Charlos Rohi Koten kepada RRI.CO.ID di Denpasar, Jumat 24 April 2026 membenarkan, selama minggu ke-3 bulan April 2026, di daerah Bali dan sekitarnya telah terjadi 16 kejadian gempabumi dengan magnitudo bervariasi mulai dari 0.7 sampai 3.8.

Ia menjelaskan, gempabumi dengan magnitudo kurang dari 3 sebanyak 13 kejadian atau 81% dari total gempabumi yang terjadi. Sedangkan gempa bumi dengan magnitudo 3 hingga kurang dari 5 sebanyak 3 kejadian atau 18% dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan magnitudo lebih dari 5.

"Stasiun Geofisika Denpasar mencatat belasan gempa bumi kembali mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya. Gempa dangkal yang terjadi sepanjang periode minggu ke 3 bulan April itu dirasakan dua Kabupaten di Pulau Dewata yakni Buleleng dan Tabanan," ujarnya.

Mario Charlos mengungkapkan, gempa yang melanda Bali dan wilayah sekitarnya didominasi gempabumi dangkal kurang dari 60 km sebesar 81% dari total kejadian gempabumi. "Gempabumi dangkal sebanyak 13 kejadian, terdapat 3 gempabumi dengan kedalaman menengah antara 60 - 300 km atau 18% dari total kejadian gempabumi dan tidak terjadi gempabumi dengan kedalaman lebih dari 300 km," tuturnya.

Mario Charlos menambahkan, dari total gempa bumi yang terjadi pada periode 17 hingga 23 April, 7 diantaranya terjadi di selatan Pulau Jawa, Bali, dan Lombok yang diperkirakan berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia. Sedangkan, 9 gempabumi terjadi menyebar di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya yang berkaitan dengan sesar di belakang busur Flores dan aktivitas sesar aktif.

Selama periode ini terdapat 1 kejadian gempabumi yang dirasakan masyarakat di Pulau Dewata yakni gempa bermagnitudo 3.8 di wilayah Buleleng dan Tabanan III MMI yang berlokasi di 13 km Barat Daya Buleleng pada kedalaman 10 km.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....