BNNK HSS Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Tren VEP
- 23 Apr 2026 11:33 WIB
- Banjarmasin
RRI,CO.ID, Banjarmasin - Maraknya penggunaan Vape Electric Pod (VEP) di kalangan generasi muda menjadi perhatian serius Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Hulu Sungai Selatan. Pasalnya, tren ini tidak hanya sekadar gaya hidup, tetapi berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNNK Hulu Sungai Selatan, Agus Winarti, S.KM., M.PH, dalam siaran di RRI Pro 2 Banjarmasin, Kamis (23/4/2026), menegaskan bahwa yang perlu diwaspadai bukan hanya perangkat VEP, melainkan kandungan zat di dalam cairannya. “Yang kita waspadai bukan VEP-nya, tetapi zat yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, banyak pengguna tidak menyadari bahwa VEP dapat menjadi jebakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba tingkat lanjutan. Hal ini karena sejumlah liquid VEP ditemukan mengandung zat berbahaya.
Berdasarkan hasil pengujian Pusat Pendidikan Narkotika BNN RI terhadap 340 sampel liquid, ditemukan satu sampel mengandung sabu cair atau metamfetamin. 23 sampel mengandung etomidate, dan 11 sampel mengandung ganja sintetis (synthetic cannabinoid).
Agus menegaskan, temuan tersebut menunjukkan bahwa para pelaku peredaran narkoba terus mencari celah dengan berbagai modus. Termasuk melalui produk yang tampak legal dan populer di kalangan anak muda.
“Ini harus menjadi perhatian bersama, karena selain berdampak hukum, penyalahgunaan narkotika juga berisiko serius terhadap kesehatan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....