Sultan Muda XporA Dorong Lahirnya Eksportir Muda Sumsel
- 23 Apr 2026 06:47 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Penguatan ekosistem wirausaha muda menjadi salah satu strategi daerah dalam memperluas basis ekonomi dan ekspor. Hal itu tercermin dalam pembukaan Sultan Muda XporA 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Selasa, 21 April 2026.
Kegiatan yang dibuka Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru tersebut diikuti ribuan pemuda dari komunitas Sultan Muda atau Sumsel Pertanian Mandiri dan Wirausaha Muda. Program ini diarahkan untuk mencetak pelaku usaha dan eksportir baru di daerah.
Dalam sambutannya, Herman Deru menilai keterlibatan generasi muda menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Ia mendorong anak muda menjadikan kewirausahaan sebagai ruang kreativitas dan produktivitas.
“Anak muda harus bekerja keras dan menjadikan usaha sebagai hobi agar muncul upaya lebih,” ujarnya. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,35 persen secara tahunan.
Menurutnya, momentum pertumbuhan tersebut harus dimanfaatkan untuk memperluas peluang usaha. Generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan inovasi ekonomi baru.
Herman Deru mengungkapkan saat ini terdapat lebih dari 9.000 anggota Sultan Muda di Sumatera Selatan. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat anak muda terhadap dunia usaha.
Ia berharap peserta yang telah berhasil dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. Kehadiran pelaku usaha muda dinilai penting untuk memperkuat daya saing daerah.
“Sultan Muda harus menjadi contoh agar semakin banyak eksportir muda lahir dari Sumsel,” katanya. Ia menekankan pentingnya membangun budaya kewirausahaan sejak dini.
Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto menegaskan dukungan terhadap pengembangan ekosistem usaha muda. OJK berperan melalui literasi keuangan dan penguatan akses pembiayaan.
Menurutnya, pertumbuhan komunitas Sultan Muda dapat memberikan dampak ekonomi yang luas. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak pelaku usaha mandiri.
Dalam kegiatan itu juga dilakukan pelepasan ekspor produk turunan kelapa senilai Rp1,6 miliar ke pasar internasional. Pelepasan ekspor tersebut menjadi indikator perkembangan hilirisasi komoditas unggulan daerah.
Sultan Muda XporA diharapkan memperluas jumlah eksportir muda dan memperkuat ekonomi Sumatera Selatan. Kolaborasi pemerintah, sektor keuangan, dan komunitas menjadi kunci keberlanjutan program.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....