Hari Bumi, Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Tanam Seribu Pohon Mahoni dan Tabebuya

  • 22 Apr 2026 21:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dalam rangka memperingati Hari Bumi DLH Kabupaten Bekasi bekerjasama dengan MM2100 melakukan penanaman seribu pohon.
  • Adapun jenis pohon yang ditanam yaitu Mahoni dan Tabebuya.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menanam sebanyak 1.000 pohon Mahoni dan Tabebuya dalam rangka memperingati Hari Bumi. Penanaman difokuskan di area Kawasan Industri MM2100 tepatnya di Jalan Irian VI, Kecamatan Cikarang Barat, Rabu 22 APril 2026.

Penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih 10 hektare yang berada di kawasan MM2100. Yang berbatasan langsung dengan sempadan Kali Cikarang.

Humas DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi DLH dengan MM2.2100. Sebagai langkah konkret dunia industri dalam mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas ruang terbuka hijau.

“Ini merupakan salah satu bentuk peringatan Hari Bumi. Di kawasan MM2100 sudah ditanam sekitar seribu pohon jenis mahoni dan tabebuya di lahan yang cukup luas dan memiliki potensi lingkungan yang baik,” katanya, Rabu, 22 April 2026.

Ia menjelaskan, lahan tersebut merupakan milik pengelola kawasan industri yang nantinya akan dikapling dan diserahkan kepada para tenant untuk dikelola. Termasuk dalam hal perawatan dan penanaman lanjutan pohon.

"Dengan demikian, keberlanjutan penghijauan di kawasan industri dapat terus terjaga. Yakni melalui keterlibatan para pelaku usaha," katanya.

Menurut Dedi, DLH Kabupaten Bekasi memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pihak industri dalam mendukung upaya penghijauan. Pasalnya, kebutuhan akan lahan yang dapat ditanami pohon saat ini semakin penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah dari pihak industri. Karena memang saat ini kita membutuhkan lebih banyak lahan yang bisa ditanami pohon untuk menjaga kualitas lingkungan,” katanya.

DLH Kabupaten Bekasi juga telah menjalankan program serupa di sejumlah lokasi lain, termasuk di kawasan industri Jawa Barat. Program tersebut mengusung konsep perlindungan bumi yang tidak hanya berfokus pada udara dan air, tetapi juga pada tanah sebagai bagian penting dari ekosistem.

"DLH berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya ekosistem yang sehat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor industri. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....