Sejumlah Warga Sidorejo Lendah Terima Bantuan Perbaikan Rumah

  • 22 Apr 2026 23:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo – Kebahagiaan menyelimuti sejumlah warga Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. Pasca upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026, pada Rabu, 22 April 2026, Bupati Kulon Progo bersama jajaran Forkopimda secara simbolis menyerahkan berbagai bantuan sasaran fisik, mulai dari rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), perbaikan Aladin (Atap, Lantai, Dinding), jambanisasi, hingga renovasi tempat ibadah.

Program ini diberikan pada warga di berbagai padukuhan yang membutuhkan dukungan peningkatan kualitas hunian. Selain pembangunan infrastruktur jalan, TMMD Reguler 2026 juga berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang lebih sehat dan bermartabat.

Berdasarkan data, sejumlah warga yang menerima bantuan perbaikan hunian dan sarana sanitasi.

1. Bantuan RTLH Diberikan kepada Bapak Afan (Padukuhan Jurug), Karnadi (Padukuhan Senden), Waginem (Padukuhan Tubin), dan Tupon (Padukuhan Diran).

2. Bantuan Aladin (Alas dan Dinding): Diserahkan kepada Suparman, Poniman, Parni, Poniran, Tumar, dan Lasinem.

3. Jambanisasi: Dialokasikan bagi Bapak Rismadi dari Padukuhan Senden guna meningkatkan standar sanitasi keluarga.

4. Fasilitas Umum: Penyerahan bantuan rehab Masjid kepada Takmir Masjid Al Ma’ruf dan Masjid Baiturrahman, serta pemberian paket sembako bagi warga kurang mampu.

Afan, salah satu warga penerima mengaku bersyukur atas perhatian dari pemerintah daerah dan jajaran TNI melalui program ini.

"Syukur kepada Yang Maha Kuasa dan terima kasih kepada pemerintah serta TNI. Melalui program ini, keinginan saya untuk memiliki rumah layak huni dan sehat bisa terwujud," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan menegaskan, TMMD merupakan instrumen strategis untuk mengakselerasi kemajuan daerah melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.

"Pembangunan dari desa adalah kunci mewujudkan kemajuan daerah secara menyeluruh. TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, persatuan, dan kemandirian masyarakat," ujarnya.

"Sanitasi yang layak merupakan kunci penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kita," katanya.

Secara keseluruhan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang terlibat, mulai dari jajaran TNI, Polri, pemerintah kalurahan, hingga dunia usaha. Harapannya agar hasil pembangunan TMMD nantinya dirawat dengan baik oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....