Diduga Serangan Jantung, Satpam Perumahan di Kasihan Ditemukan Tewas

  • 03 Jul 2026 19:53 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Seorang petugas keamanan (satpam) berinisial AS (48) ditemukan meninggal dunia di pos jaga salah satu perumahan di kawasan Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Kamis, 2 Juli 2026. Korban diduga terkena serangan jantung mendadak.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyatakan, peristiwa itu terungkap usai sejumlah warga curiga karena lampu penerangan di perumahan masih menyala sekitar pukul 09.00 WIB. Warga kemudian mendatangi pos jaga untuk memastikan keadaan satpam yang bertugas.

“Sesampainya di lokasi, warga justru menemukan korban dalam posisi terduduk kaku di atas kursi. Ketika dipanggil pun korban tidak merespons,” ucapnya.

Melihat korban tidak bergerak, warga pun panik dan langsung memanggil seorang dokter yang kebetulan tinggal di perumahan tersebut. Saat diperiksa, korban ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Kasihan yang langsung menuju TKP. Tak berselang lama dari INAFIS Polres Bantul dan tim medis Puskesmas Kasihan II juga datang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari empat jam.

“Dugaan kuat korban meninggal karena serangan jantung mendadak,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kasihan AKP Bhayu Wijatmoko menyatakan bahwa pihaknya langsung memfasilitasi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga setelah proses identifikasi dan pemeriksaan medis di lokasi selesai dilakukan.

“Saat ini jenazah sudah kami serahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kleben, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta,” ucapnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitar. Pihaknya meminta warga agar tidak ragu-ragu menghubungi polisi apabila dalam kondisi darurat.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa atau melihat situasi yang memerlukan penanganan cepat dari kepolisian. Dengan laporan yang cepat, kami bisa segera mengambil langkah-langkah penanganan yang tepat sesuai prosedur demi kenyamanan bersama," ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....