Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Nonsubsidi Terkendali
- 21 Apr 2026 21:27 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok LPG nonsubsidi 5,5 kilogram dan 12 kilogram, terkendali. Sebelumnya diketahui, LPG tersebut mengalami penyesuaian harga sejak 18 April 2026 lalu.
“Berdasarkan pantauan di lapangan, stok LPG 5,5 kilogram dan 12 kilogram saat ini stabil, baik di tingkat agen maupun pangkalan. Distribusi berjalan normal ke seluruh depo dan penyalur di lima wilayah kota administrasi serta Kabupaten Kepulauan Seribu," ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, dilansir dari Antara, pada Selasa 21 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa harga LPG 12 kg naik sebesar Rp36.000 atau sekitar 18,75 persen. Sebelumnya, harga LPG tersebut Rp192.000, namun kini menjadi Rp228.000 per tabung.
Sementara harga LPG 5,5 kilogram naik Rp17.000 atau sekitar 18,89 persen. Harga sebelumnya berada di kisaran Rp90.000 dan kini menjadi Rp107.000 per tabung.
Adapun penyesuaian harga LPG dipengaruhi oleh kenaikan harga kontrak LPG dunia (CP Aramco), serta meningkatnya Indonesian Crude Price (ICP). Selain itu, kondisi geopolitik di Timur Tengah juga berdampak pada jalur logistik energi global. Pemprov DKI Jakarta pun melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, untuk memastikan ketersediaan stok LGP di Jakarta.
“Kami bersama Pertamina, Hiswana Migas, dan para pemangku kepentingan akan melakukan monitoring penggunaan LPG di sektor usaha non-UMKM, seperti restoran, kafe, dan perhotelan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....