Diikuti 8.000 Peserta, MTQ Nasional Dijadwalkan Dibuka 12 September di Simpanglima
- 21 Apr 2026 12:50 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 dijadwalkan akan dibuka pada 12 September di Simpanglima Kota Semarang. Ajang yang berlangsung pada 11–20 September 2026 itu akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi di Indonesia.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menegaskan dukungan penuh terhadap seluruh tahapan penyelenggaraan MTQ Nasional ini. Ia menekankan pentingnya kesuksesan acara tidak hanya dari sisi pelaksanaan, tetapi juga dampak ekonominya.
Ia menilai kehadiran ribuan tamu akan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM. Oleh karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan secara maksimal agar manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat.
Selain itu, sejumlah kegiatan pendukung juga disiapkan untuk memeriahkan MTQ, di antaranya festival rebana, dugderan mini, hingga berbagai kegiatan syiar keagamaan. "Kepada panitia, berikan pelayanan yang prima agar Jawa Tengah dikenal sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional," katanya, saat rakor MTQ, Senin 20 April 2026.
Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan rangkaian kegiatan dimulai dari kedatangan, registrasi khafilah dan pembukaan (11–12 September), lomba (13–19 September), penutupan dan kepulangan peserta (19-20 September). Masing- masing tahapan dan venue telah disiapkan tersebar di berbagai titik strategis di Kota Semarang.
Kegiatan Malam Ta’aruf dan Pameran MTQ akan digelar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Pawai Ta’aruf dimulai dari Balai Kota Semarang hingga berakhir di Kantor Gubernur. Adapun, venue lomba tersebar di Lapangan Simpang Lima, Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo, hingga gedung-gedung di Universitas Diponegoro dan fasilitas pelatihan pemerintah.
Sumarno menyebut, panitia juga telah menyiapkan konsep logo, maskot, dan tema yang mencerminkan harmoni antara nilai spiritual Islam, budaya Jawa, dan identitas Kota Semarang. Usulan tersebut akan diajukan ke Kementerian Agama RI untuk mendapatkan persetujuan resmi.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum membangun generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, Kota Semarang siap menjadi pusat pelaksanaan kegiatan tersebut. Bahkan, ada event tersendiri yang disiapkan untuk menyambut rangkaian penyelenggaraan MTQ Nasional ini.
"Kami mengusulkan Rekor Muri menyanyikan Mars MTQ terbanyak pada saat pembukaan. Nanti akan melibatkan siswa, santri, ibu-ibu pengajian,” kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....