Dinas Pendidikan Gandeng BPBD Banyumas Perkuat Program Mitigasi Bencana Sekolah
- 19 Apr 2026 17:05 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas terus berupaya memperkuat mitigasi bencana di lingkungan sekolah melalui kolaborasi lintas instansi dan pengembangan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Hal ini disampaikan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SD Dinas Pendidikan Banyumas, Joni Kopriyanto, ST. M. Eng.
Menurut Joni, pihaknya berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan sekolah melalui kerjasamanya dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Meski program SPAB telah dicanangkan, implementasinya diakui belum maksimal dan masih perlu penguatan di berbagai aspek.
“Ke depan, kami akan memulai dengan pilot project di salah satu sekolah, yaitu Sekolah Tiga Bahasa Putra Harapan di Purwokerto. Dari sana, kami akan belajar dan mengembangkan fasilitas serta sistem mitigasi bencana untuk diterapkan di sekolah lain,” ujarnya beberapa hari lalu.
Ia menambahkan, penguatan sarana prasarana menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, termasuk penyediaan jalur evakuasi, titik kumpul, hingga pemanfaatan fasilitas yang ada untuk mengantisipasi potensi bencana. Selain itu, Dinas Pendidikan juga berencana mengintegrasikan edukasi mitigasi bencana ke dalam kegiatan belajar mengajar.
Guna membangun budaya sadar bencana, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas juga akan menyusun langkah strategis yang lebih terstruktur. Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas guru sebagai garda terdepan dalam memberikan pemahaman kepada siswa.
Joni berharap ke depannya setiap sekolah memiliki tim khusus yang memiliki tugas masing-masing saat terjadi bencana. Hal itu dapat dimulai dari mengarahkan evakuasi, memastikan keselamatan siswa, hingga berkoordinasi dengan pihak keluarga.
“Harapannya, seluruh warga sekolah memiliki pemahaman yang sama dan siap menghadapi situasi darurat. Kami akan menyusun konsep yang lebih detail bersama BPBD agar sekolah-sekolah di Banyumas semakin tangguh terhadap bencana,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....