Efisiensi Anggaran, Tahun Ini Sulbar tanpa Pengadaan Buku Baru
- 17 Apr 2026 08:28 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak melakukan pengadaan buku baru tahun ini akibat kebijakan efisiensi anggaran pada sektor pendidikan dan literasi.
Kebijakan tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, St. Suraidah Suhardi, dalam wawancarai bersama reporter RRI Mamuju usai hearing dialog literasi di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulbar, Kamis, 16 April 2026.
“Kalau untuk tahun ini pengadaan buku tidak ada, efisiensi anggaran ya,” ujar St. Suraidah Suhardi menjawab pertanyaan soal dukungan pengadaan buku.
Ia menjelaskan beberapa tahun sebelumnya masih ada pengadaan buku, namun tahun anggaran berjalan fokus diarahkan pada efisiensi tanpa menutup ruang kolaborasi bersama dinas dan pegiat literasi.
“Efisiensi anggaran tidak serta-merta menutup semua akses, tinggal bagaimana mendiskusikan apa yang bisa kita kolaborasikan,” katanya menegaskan komitmen DPRD menopang program literasi.
Suraidah menuturkan program literasi saat ini menjadi indikator kinerja dinas, sehingga DPRD memilih mengintervensi program tanpa anggaran tersebut agar kegiatan tetap berjalan melalui hearing dan dialog rutin.
Dalam forum itu, ia kembali menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak, termasuk sekolah dan komunitas, agar target gerakan literasi seperti membaca 20 buku per siswa tetap dapat dicapai meski tanpa tambahan pengadaan buku fisik.
Sebagai solusi, DPRD mendorong pemanfaatan bahan bacaan alternatif seperti ebook dan koleksi digital perpustakaan, sehingga upaya peningkatan literasi dan mutu pendidikan Sulawesi Barat tetap berlanjut di tengah tekanan efisiensi anggaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....