TPA Suwung Kembali Terima Sampah Organik, Berlaku Dua Kali Seminggu hingga 31 Juli

  • 16 Apr 2026 17:04 WIB
  •  Denpasar
Poin Utama
  • TPA Suwung
  • Sampah Organik
  • Aksi Damai

RRI.CO.ID, Denpasar – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung kembali menerima sampah organik, baik basah maupun kering, mulai Jumat 17 April 2026. Kebijakan ini berlaku dua kali dalam seminggu hingga 31 Juli 2026.

Ketua Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali, I Wayan Suarta, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan pemerintah setelah aksi damai di depan Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup di Renon, Denpasar, Kamis 16 April 2026.

“Kami diberikan kesempatan untuk membuang dua kali dalam seminggu, namun harinya masih belum ditentukan. Mulai besok kami diperbolehkan membuang sampah organik basah maupun kering,” ujar Suarta.

Ia menjelaskan, pembuangan sampah organik akan dilayani mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WITA. Sementara itu, jadwal tetap masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah.

Meski TPA Suwung kembali dibuka, Suarta menegaskan pemilahan sampah tetap menjadi kewajiban. Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam merespons persoalan sampah organik di Bali.

Menurutnya, komposisi sampah di Bali didominasi oleh sampah organik yang mencapai 65 hingga 70 persen dari total produksi sampah.

“Kalau kita lihat dari 100 persen sampah, sekitar 65-70 persen merupakan sampah organik. Ini mau dibawa ke mana? Sekarang sudah ada solusi, kami berterima kasih kepada pemerintah karena telah menanggapi tuntutan kami,” katanya.

Dalam aksi damai tersebut, sekitar 400 truk pengangkut sampah milik pengelola swakelola turut dikerahkan. Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali juga menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pemerintah.

Pertama, meminta TPA Suwung tetap dibuka tanpa pembatasan pembuangan sampah. Kedua, memohon Presiden Republik Indonesia turun tangan langsung dalam menangani persoalan sampah di Bali. Ketiga, menegaskan akan melakukan mogok massal pengangkutan sampah jika tuntutan tidak dipenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....