Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kalbar Soroti IPM, Tekankan Peran Semua Pihak
- 13 Apr 2026 11:17 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kalimantan Barat Jipridin, menegaskan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting yang menjadi petunjuk arah pembangunan daerah. Menurutnya, IPM memiliki tiga dimensi utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Ketiga aspek tersebut harus berjalan secara komprehensif dan terintegrasi, tidak bisa dilakukan secara parsial jika ingin mencapai percepatan pembangunan.
“IPM ini bukan hal sederhana, ini ‘barang mahal’ karena harus dikeroyok oleh semua pemangku kepentingan,” ujarnya, Senin 13 April 2026.
Ia menekankan bahwa peningkatan IPM tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas pendidikan, kesehatan, atau sosial semata. Namun, seluruh elemen dalam ekosistem pemerintahan harus turut berperan aktif.
Dalam hal ini, Dewan Pendidikan memiliki posisi strategis sebagai pemberi pertimbangan hingga nasihat kebijakan, serta menjadi mitra pemerintah daerah, khususnya Gubernur Kalimantan Barat, dalam mendorong pembangunan. Fokus perhatian saat ini, lanjut Jipridin, adalah pada dimensi pendidikan sebagai salah satu kunci percepatan IPM di Kalbar.
Secara data, IPM Kalimantan Barat saat ini berada di angka 72,09, masih terpaut 3,81 poin dari rata-rata nasional yang mencapai 75,90. Dari sisi peringkat, Kalbar juga masih berada di posisi bawah secara nasional, yakni sekitar 6 hingga 7 terbawah. Meski demikian, Kalbar disebut masuk dalam kategori daerah dengan potensi percepatan pertumbuhan IPM nasional, sehingga diperlukan langkah serius dan kolaboratif dari semua pihak.
“Ini kabar yang harus dicermati bersama. Ada peluang percepatan, tapi juga tantangan yang harus dijawab,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....