Jembatan Rel Ganda Prupuk–Linggapura Kembali Dapat Dilalui
- 12 Apr 2026 17:37 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menyampaikan bahwa jalur hulu Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) No. 1109 pada petak jalan Prupuk–Linggapura telah kembali dapat dilalui kereta api sejak pukul 16.20 WIB, Jumat (10/4/2026). Kereta api pertama yang melintas di jalur tersebut adalah KA (162) Bangunkarta, dengan kecepatan terbatas 20 km/jam setelah dilakukan perbaikan intensif.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa untuk sementara waktu, peningkatan batas kecepatan secara bertahap masih diberlakukan sambil memastikan keamanan jembatan tersebut. Petugas di lapangan juga masih terus melakukan proses normalisasi secara bertahap.
Sebelumnya, pada pukul 12.58 WIB, KAI Daop 5 Purwokerto memberlakukan Semboyan 3 atau penghentian operasional sementara pada salah satu jalur, yakni jalur hulu, di Jembatan Rel Ganda BH No. 1109 antara Prupuk–Linggapura. Langkah ini diambil sebagai upaya pengamanan menyusul adanya kerusakan pada struktur hidraulika jembatan, meliputi area drempel, pilar, dan talud.
Akibat kondisi tersebut, tercatat sebanyak 13 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan, yaitu:
- KA 282 (Bengawan) lambat 18 menit
- KA Plb 7006 (Batavia) lambat 19 menit
- KA Plb 61B (Manahan) lambat 19 menit
- KA Plb 62B (Manahan) lambat 12 menit
- KA 161 (Bangunkarta) lambat 16 menit
- KA 184 (Kamandaka) lambat 28 menit
- Ka 89 (Gayabaru Malam Selatan) lambat 17 menit
- Ka 90 (Gayabaru Malam Selatan) lambat 13 menit
- Ka 195 (Kamandaka) lambat 7 menit
- Plb 256B (Jaka Tingkir) lambat 29 menit
- Ka 5 (Argo Semeru) lambat 14 menit
- Plb 115B (Sawunggalih) lambat 9 menit
- Ka 162 (Bangunkarta) lambat 18 menit
KAI Daop 5 Purwokerto terus melakukan pemantauan intensif serta menyiagakan petugas di lokasi guna memastikan penanganan berjalan optimal hingga seluruh proses normalisasi selesai dan operasional kembali sepenuhnya normal.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, termasuk keterlambatan perjalanan. Namun demikian, keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” tutup As’ad.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....