Potensi Harga Tiket Pesawat Kembali Normal Sangat Kecil
- 11 Apr 2026 16:13 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kenaikan harga avtur dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keresahan di masyarakat. Bukan hanya ketersediaan jadwal penerbangan yang berkurang, tetapi harga tiket pesawat juga meningkat akibat dari kenaikan harga avtur.
Executive General Manager Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan, mengatakan, meski begitu permintaan penerbangan ke Kota Palangka Raya masih terbilang tinggi. Hal ini terutama terjadi dari beberapa kota besar karena arus balik mudik melalui penerbangan masih berlangsung hingga saat ini.
"Load factornya tingkat keterisian pesawat yang masuk Kota Palangka Raya ini dari berbagai kota di Indonesia contohnya Jakarta, kemudian Surabaya, Semarang, Jogjakarta. Ini load factornya mencapai 90-99 persen, kita masih mengalami arus balik Lebaran 1447 Hijriah," katanya, Jumat, 10 April 2026.
Lebih lanjut, Made menjelaskan kemungkinan harga tiket pesawat kembali normal sangat kecil. Hal ini disebabkan avtur menjadi faktor utama dalam penentuan harga tiket penerbangan.
"Kalau normal kayaknya sangat kecil kemungkinan, kalau menurut analisa saya sangat kecil, karena salah satu komponen dari harga tiket itu adalah bahan bakar avtur, yang menyebabkan harga tiket menjadi naik," katanya.
Biaya operasional penerbangan sebagian besar memang dipengaruhi oleh bahan bakar, sehingga kenaikan avtur berdampak langsung pada tarif tiket. Kondisi ini membuat maskapai sulit menekan harga di tengah tingginya kebutuhan operasional.
Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat dalam merencanakan perjalanan udara. Di mana masyarakat yang ingin melakukan perjalanan melalui jalur udara perlu membeli tiket jauh-jauh hari untuk menghindari harga yang tinggi. Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan promo tiket pesawat di momen-momen tertentu, untuk mendapatkan harga penerbangan yang lebih murah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....