Pramono Dorong Penguatan Integrasi Transportasi Melalui Stasiun JIS

  • 09 Apr 2026 18:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terus mendorong penguatan integrasi transportasi massal di Jakarta, salah satunya melalui pembangunan Stasiun Commuter Line (KRL) di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Program tersebut dilaksanakan melalui koordinasi bersama Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Perhubungan, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), dengan dukungan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) sebagai pengelola kawasan.

Penguatan hingga integrasi transportasi umum sendiri menjadi salah satu fokus berkelanjutan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Upaya tersebut terus dilanjutkan dalam berbagai program strategis, termasuk pengembangan aksesibilitas kawasan JIS sebagai simpul baru aktivitas publik di Jakarta Utara.

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan kehadiran stasiun ini sebagai “game changer” bagi operasional JIS. “Stasiun KRL ini akan terletak tepat di sisi utara stadion, sehingga memudahkan penonton dari berbagai wilayah terutama Jakarta Kota dan Tanjung Priok untuk langsung mencapai lokasi tanpa perlu berganti moda transportasi,” ujar Iwan, di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.

Lebih lanjut Iwan menjelaskan, pembangunan stasiun tersebut menjadi bagian dari konsep pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD). Dengan pendekatan tersebut, JIS tidak hanya berfungsi sebagai stadion, tetapi berkembang menjadi kawasan hidup yang mengintegrasikan transportasi, ruang publik, dan aktivitas ekonomi dalam satu ekosistem.

“Kawasan JIS ditargetkan menjadi pusat kegiatan multifungsi mulai dari olahraga, hiburan, hingga aktivitas komunitas yang aktif sepanjang waktu. Kehadiran stasiun KRL diharapkan menjadi tulang punggung mobilitas yang menghubungkan berbagai moda transportasi secara efisien dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Iwan, secara teknis stasiun KRL JIS ditargetkan rampung pada Mei 2026 dan mulai beroperasi pada Juni 2026. Momentum tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta, yang rencananya akan dipusatkan di kawasan JIS dan Ancol.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika perayaan ulang tahun Jakarta berlangsung, masyarakat dapat dengan mudah mengakses lokasi acara melalui transportasi publik,” ujar Pramono.

Dengan kapasitas JIS yang mencapai sekitar 82.000 penonton, kehadiran KRL dinilai krusial untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Iwan menegaskan bahwa KRL mampu mengangkut ribuan penumpang secara efisien, sehingga arus keluar-masuk penonton dapat terdistribusi lebih baik, terutama saat event besar seperti pertandingan sepak bola atau konser internasional.

Selain itu, integrasi transportasi ini juga diharapkan mendorong perubahan perilaku masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum. Dampaknya, kemacetan di sekitar Jalan RE Martadinata dan kawasan sekitarnya dapat ditekan secara signifikan.

Saat ini, kawasan JIS sebenarnya telah didukung berbagai moda transportasi, mulai dari TransJakarta hingga konektivitas pejalan kaki melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sepanjang 466 meter yang menghubungkan stadion dengan Ancol. Seluruh infrastruktur ini dirancang selaras dengan konsep green building yang diusung JIS sebagai stadion modern berkelanjutan.

Pramono menegaskan bahwa JIS bukan sekadar fasilitas olahraga, melainkan simbol masa depan Jakarta sebagai kota global yang terintegrasi dan berbudaya. Letaknya yang strategis, dekat kawasan wisata Ancol dan pusat logistik Pelabuhan Tanjung Priok, menjadikan JIS sebagai simpul penting yang harus didukung sistem transportasi kelas dunia.

“Saya meyakini masa depan Jakarta ada di kawasan ini. Karena itu konektivitas terus diperkuat,” kata Pramono.

Dengan terbangunnya stasiun KRL JIS, Jakarta tidak hanya menambah infrastruktur baru, tetapi juga mempertegas arah pembangunan kota berbasis transportasi publik. JIS pun diproyeksikan bukan lagi sekadar stadion megah, melainkan episentrum baru kehidupan urban Jakarta yang inklusif, dinamis, dan terkoneksi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....