OKI Terima Bantuan Sarana Karhutla Rp1,5 Miliar dari Pemerintah

  • 08 Apr 2026 14:33 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menerima bantuan sarana dan prasarana pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) senilai Rp1,5 miliar untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla pada 2026.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Wakil Bupati OKI, Supriyanto, dalam agenda penandatanganan berita acara serah terima di Ruang Informasi Direktorat Pengendalian Kebakaran Lahan, Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 6 April 2026.

Total nilai bantuan mencapai Rp1.559.986.000 yang terdiri dari berbagai peralatan pemadaman kebakaran lahan, seperti 23 unit backpack pump, 18 unit floating fire pump, serta 90 unit selang pemadam.

Selain itu, bantuan juga mencakup 24 unit nozzle kuningan, 18 unit Y connector, 124 unit flapper, dan 124 unit fire rake yang akan digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran di lapangan.

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menyatakan bantuan tersebut sangat penting dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah, terutama untuk mempercepat respons awal saat terjadi kebakaran lahan.

“Kami akan memastikan sarana ini digunakan secara optimal oleh petugas di lapangan, sekaligus memperkuat upaya pencegahan agar kejadian karhutla dapat ditekan semaksimal mungkin,” kata Supriyanto.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan bahwa potensi kekeringan pada 2026 diperkirakan datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang. Kondisi ini dinilai meningkatkan risiko karhutla sehingga upaya kesiapsiagaan perlu diperkuat sejak dini.

“Pada tahun ini kita menghadapi potensi kekeringan yang lebih awal dan lebih panjang. Artinya, ancaman kebakaran hutan dan lahan akan jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya dan ini harus kita antisipasi bersama,” ujar Hanif.

Ia menambahkan bahwa seluruh peralatan akan segera didistribusikan ke wilayah rawan karhutla sebagai langkah antisipasi dini di Kabupaten OKI.

Pemerintah Kabupaten OKI juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang semakin kering.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....