Kapal Pandudewanata Distribusikan Logistik Bantuan ke Batang Dua

  • 07 Apr 2026 08:34 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Dalam rangka percepatan pemulihan dan membantu korban yang terdampak di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate pasca Gempa bumi yang melanda Provinsi Maluku Utara pada Kamis, 2 April 2026 lalu, Basarnas melalui Kantor SAR Ternate berkolaborasi dengan BNPB, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemkot Ternate melakukan pendistribusian bantuan logistik ke Pulau Batang Dua menggunakan Kapal KN. SAR 237 Pandudewanata, Minggu 5 April 2026.

Walikota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman memimpin langsung perjalanan ke Pulau Batang Dua beserta jajaran Forkopimda Kota Ternate serta BNPB, BPBD, BMKG, Dinas Sosial dan instansi terkait. Yang berangkat dari pelabuhan Ahmad Yani Ternate pada Minggu, 05 April 2026 pukul 00.00 WIT menuju Batang Dua.

Walikota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman memimpin langsung perjalanan ke Pulau Batang Dua (Foto: Humas SAR Ternate)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, kapal tersebut bawa bantuan logistik dari BNPB, Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta Pemerintah Kota Ternate dan Bantuan dari BPBD Kota Ternate, Wasana Sentra Bahagia Ternate, Dinas Sosial, Harita Nickel maupun instansi terkait lainnya.

Lanjut Iwan, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Walikota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh proses penanganan pasca bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi dengan pemerintah kabupaten serta pihak terkait seperti TNI/Polri, Basarnas, BNPB, BPBD, BMKG, PUPR, Operator Telkomsel, PLN, Pihak swasta dan juga relawan.

(Foto: Humas SAR Ternate)

“Bantuan logistik berupa beras, gula pasir, minyak goreng, mie instan, susu kental manis, air mineral, susu formula, selimut, makanan siap saji, perlengkapan bayi dan barang lainnya untuk dibagikan pada masyarakat di Kecamatan Pulau Batang Dua yang terdampak gempa, sehingga kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak dapat terpenuhi secepatnya agar kondisi dapat bisa kembali normal" ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....