DLH Percepat Penanganan Sampah Pascalibur Lebaran
- 02 Apr 2026 15:10 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mempercepat penanganan sampah yang menumpuk pascalibur Lebaran, serta sebagai dampak dari insiden longsor di TPST Bantargebang. Langkah ini merupakan wujud tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang optimal, untuk memastikan kenyamanan warga.
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa kondisi ini berdampak pada penyesuaian operasional pengangkutan sampah menuju TPST Bantargebang. Salah satunya melalui pengaturan waktu pengangkutan, guna mencegah antrean truk dan kepadatan di area maupun akses menuju lokasi.
“Kami tidak menutup-nutupi kondisi ini dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Asep, di Jakarta, pada Kamis 2 April 2026.
Ia menegaskan, DLH tidak melakukan pembatasan kuota pengiriman sampah. Pihaknya mengoptimalkan distribusi melalui tiga shift pengangkutan truk sampah setiap hari. Hal ini bertujuan agar alur pengiriman lebih lancar dan meminimalisir antrean kendaraan.
DLH memastikan waktu tunggu truk sampah tetap terkendali, yakni tidak melebihi tiga jam. Selain menjaga efisiensi operasional, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya melindungi keselamatan dan kesehatan para pengemudi.
“Kami ingin memastikan para sopir bekerja dalam kondisi aman dan teratur, sekaligus menjaga kelancaran operasional pengangkutan sampah,” katanya.
Seiring dengan percepatan pengangkutan, DLH juga melakukan penanganan intensif di sejumlah titik yang sebelumnya mengalami penumpukan. Di TPS Kali Anyar, proses pengosongan telah rampung dan kondisi lokasi sudah bersih.
Sementara itu, TPS Rawadas yang merupakan TPS liar telah ditutup secara permanen melalui kolaborasi bersama pihak kecamatan, kelurahan, serta Satpol PP di kawasan TPU Pondok Kopi. Lokasi tersebut telah bersih dari sampah.
Penanganan juga berlangsung di TPS Kencana di bawah ruas Jalan Tol Wiyoto Wiyono (Tol Tanjung Priok). Setelah proses pengosongan selesai, lokasi ini akan ditutup permanen dengan pemasangan pagar besi serta penguatan pengawasan melalui posko bersama yang melibatkan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Satpol PP, dan unsur kepolisian.
DLH pun menargetkan, dalam pekan ini operasional pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang dapat kembali normal. Sisa sampah pascaarus balik Lebaran juga diupayakan segera tertangani dan didistribusikan ke fasilitas pengolahan, termasuk TPST Bantargebang dan RDF Plant.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....