Dilema Petugas Kebersihan Hadapi Peningkatan Volume Sampah Pasca Lebaran
- 02 Apr 2026 11:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pasca Lebaran, pola konsumsi masyarakat mengalami peningkatan. Salah satu penyebabnya adalah tradisi Lebaran yang memicu kenaikan volume sampah di TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu).
Hal tersebut disampaikan Tarwo, pengelola TPST 3R Kelurahan Grendeng. Menurutnya, terjadi kenaikan volume sampah sebesar 20–25 persen, yang didominasi jenis sampah musiman seperti kulit ketupat, daun-daunan, serta berbagai bungkus makanan.
“Faktor utamanya tradisi. Saat Lebaran, masyarakat memasak dalam jumlah besar, seperti opor. Di hari biasa tidak ada sampah sisa bumbu atau kemasan santan instan, tetapi saat Lebaran jumlahnya meningkat drastis. Pola konsumsi saat tradisi memasak inilah yang paling berpengaruh,” ujarnya saat diwawancarai RRI Purwokerto, Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan, peningkatan volume sampah sebenarnya sudah terjadi sejak Ramadhan, dan terus meningkat setelah Lebaran. Salah satu jenis sampah yang mengalami lonjakan signifikan selama Ramadhan adalah kelapa muda.
Di sisi lain, pihak pengelola mengeluhkan keterbatasan daya tampung TPST akibat lahan yang terbatas. Selain itu, tidak adanya penambahan petugas membuat petugas kebersihan harus bekerja ekstra dalam mengolah sampah setiap hari.
“Tidak ada penambahan petugas. Kami harus bekerja ekstra. Dengan tenaga dan anggaran yang terbatas, tidak memungkinkan untuk menambah personel. Jadi, kami beradaptasi dengan kondisi yang ada,” katanya.
TPST 3R Kelurahan Grendeng juga menghadapi berbagai kendala lain, seperti keterbatasan tenaga kerja, cuaca yang tidak mendukung, serta kondisi mesin yang kerap mengalami gangguan. Ketika mesin bermasalah, proses pengolahan sampah terhenti dan menyebabkan antrean sampah semakin menumpuk.
Tarwo berharap masyarakat dapat lebih proaktif dengan memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan dari berbagai pihak guna menangani persoalan sampah secara bersama-sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....