Integrasi Trans Banyumas-Stasiun Tingkatkan Akses Transportasi Publik
- 02 Apr 2026 11:11 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Upaya meningkatkan konektivitas transportasi publik di Kabupaten Banyumas terus dilakukan. Salah satunya melalui integrasi layanan BTS Trans Banyumas dengan Stasiun Purwokerto yang mulai berjalan sejak akhir Maret 2026.
Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi – Ipoeng Martha Mariskun, S.E.,MAP., menyampaikan bahwa integrasi ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan sistem transportasi yang saling terhubung antar moda. Dengan adanya koneksi langsung antara bus Trans Banyumas dan kereta api, masyarakat kini memiliki alternatif transportasi yang lebih mudah dan efisien.
"Layanan Trans Banyumas kini tersedia di pintu barat Stasiun Purwokerto, yang difungsikan sebagai titik naik dan turun penumpang," katanya saat diwawancarai RRI.
Ipoeng menjelaskan bahwa terdapat tiga koridor utama yang melayani akses ke stasiun, yakni koridor satu dari Ajibarang, koridor 3A dari Terminal Bulupitu. Serta juga koridor 3B yang melayani wilayah dalam kota Purwokerto.
Kehadiran tiga koridor tersebut memungkinkan masyarakat dari berbagai wilayah dapat menjangkau stasiun tanpa harus berganti moda transportasi secara berulang.
"Hal ini mampu menghemat waktu perjalanan sekaligus menekan biaya transportasi," katanya.
Dari sisi layanan, operasional Trans Banyumas dirancang selaras dengan mobilitas penumpang kereta api. Bus tersedia setiap 15 menit sekali, sehingga penumpang tidak perlu menunggu lama untuk melanjutkan perjalanan.
Selain itu, informasi kedatangan bus juga telah disediakan di area halte untuk memudahkan pengguna. Meski demikian, penerapan sistem pembayaran non-tunai menjadi tantangan tersendiri dalam tahap awal integrasi.
Seluruh transaksi di Trans Banyumas dilakukan secara cashless menggunakan kartu elektronik maupun QRIS. Untuk mengantisipasi kendala tersebut, pihak operator menyiagakan petugas di area stasiun guna memberikan edukasi sekaligus membantu proses pembayaran bagi penumpang yang belum terbiasa menggunakan sistem digital.
Selain kemudahan akses, Trans Banyumas juga menawarkan tarif yang terjangkau dengan sistem tarif flat sebesar Rp3.900. Penumpang bahkan dapat menikmati layanan transit gratis hingga 90 menit, sehingga perjalanan dengan beberapa koridor tetap efisien dari sisi biaya.
Dengan berbagai kemudahan tersebut, integrasi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik. Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem transportasi yang modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan di Banyumas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....