Penumpang Stasiun Kroya Lampaui Target 106 Persen

  • 01 Apr 2026 13:58 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap: Memasuki masa angkutan lebaran tahun ini, mobilitas masyarakat di simpul transportasi kereta api mengalami lonjakan yang cukup signifikan, salah satunya stasiun Kroya. Sebagai stasiun persimpangan strategis yang menghubungkan jalur arah Jakarta dan Bandung, Stasiun Kroya mencatatkan performa positif dengan jumlah penumpang yang melampau target tahunan.

Puji Winarni, Supervisor Customer Care Stasiun Kroya, menjelaskan bahwa terdapat peningkatan persentase jumlah penumpang yang sangat tajam pada momen mudik dan balik Lebaran tahun ini. Menurutnya, antusiasme masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api terus meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk tahun ini ada peningkatan yang cukup signifikan ya. Dari target yang ditetapkan kantor pusat, kita sudah mencapai 106%. Jadi peningkatannya sudah melampaui target dari kantor pusat,” ucapnya.

Lebih lanjut, lonjakan penumpang ini diketahui mencapai puncaknya pada H-2 Lebaran dengan volume mencapai 4.400 penumpang dalam sehari. Angka ini naik drastis dibandingkan hari biasa yang rata-rata hanya melayani sekitar 1.200 hingga 1.600 penumpang.

Hingga satu minggu pasca Lebaran, arus balik terpantau masih tinggi dengan rata-rata 3.000 penumpang per hari. Pihak stasiun sendiri telah melakukan berbagai persiapan ekstra untuk mengantisipasi kepadatan tersebut.

Selain menyiagakan 44 kereta tambahan, Stasiun Kroya juga menambah personel bantuan seperti petugas Customer Service Mobile (CSM). Hal itu dilakukan untuk memastikan pelayanan tetap prima dan tidak ada penumpang yang tertinggal jadwal.

“Kami harus benar-benar ekstra, terutama dalam hal siaran informasi agar penumpang tidak bingung karena di sini jalur persimpangan yang sangat ramai. Kami juga memastikan fasilitas pendukung seperti kursi roda untuk lansia dan area bermain anak (playground) siap digunakan,” kata Puci.

Meskipun pelayanan berjalan lancar, Puji memberikan catatan evaluasi terkait ketelitian penumpang dalam memesan tiket. Ia menemukan masih banyak kasus ketidaksesuaian identitas pada tiket yang dapat menghambat perjalanan.

Terakhir, Puji menyampaikan imbauannya agar masyarakat lebih teliti dan mempersiapkan perjalanan jauh-jauh hari melalui sistem online. Ia menekankan pentingnya kesesuaian nama pada tiket dengan kartu identitas asli (ID) penumpang.

“Harus benar-benar teliti kalau pesan tiket, nama harus sesuai dengan ID-nya karena satu ID untuk satu penumpang. Selain itu, perhatikan juga aturan barang bawaan maksimal 20 kilogram agar perjalanan tetap nyaman dan tidak terkendala biaya tambahan,” ujarrnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....