Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap Peringati Earth Hour 2026
- 31 Mar 2026 13:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Suasana Sabtu malam (28/3/2026) di kawasan rumah dinas dan perkantoran Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap tampak berbeda dari biasanya. Tepat pukul 20.30 WIB, lampu-lampu yang biasanya menerangi aktivitas di area tersebut dipadamkan secara serentak.
Pemadaman ini bukan disebabkan gangguan, melainkan bentuk partisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026. Selama satu jam penuh hingga pukul 21.30 WIB, suasana berubah menjadi lebih redup sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kondisi temaram tersebut, tersirat pesan kuat tentang pentingnya menjaga bumi. Dengan mengusung tema “Beri Ruang untuk Bumi”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata untuk menekan emisi karbon.
"Kami merasa bangga bisa selalu berpartisipasi dalam Earth Hour, seperti malam ini, lampu-lampu dipadamkan selama satu jam," kata Adi Putra, warga Perumahan Pertamina Gunung Simping.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, menjelaskan bahwa aksi pemadaman dilakukan di sejumlah titik strategis. Mulai dari gedung Head Office (HO), kawasan Perumahan Pertamina Donan, Patra Lomanis Residence, Taman Harmonis, hingga Perumahan Pertamina Gunung Simping dan Tegalkatilayu.
“Ini bukan sekadar simbolik. Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk ikut menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Dari kegiatan tersebut, tercatat penghematan energi mencapai 1,9 megawatt (Mw). Selain itu, emisi karbon berhasil ditekan hingga 513,6 kilogram CO2eq, yang setara dengan penghematan bahan bakar minyak sekitar 563 liter.
General Manager RU IV Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, menambahkan bahwa nilai utama dari Earth Hour tidak hanya terletak pada angka penghematan, tetapi juga pada kesadaran kolektif yang dibangun.
“Meski hanya satu jam, kami berharap aksi ini membawa dampak positif. Karena di waktu yang sama, jutaan orang di seluruh dunia juga melakukan hal yang sama, yakni mengistirahatkan bumi, memberi ruang bagi alam untuk bernapas,” ujarnya.
Di balik gelap yang sengaja dihadirkan, tersimpan harapan besar. Bahwa perubahan menuju lingkungan yang lebih baik dapat dimulai dari langkah sederhana. Malam itu, dari Cilacap, kepedulian terhadap bumi justru terasa semakin terang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....