Pererat Tali Silaturahim, SMA 1 Negeri Silaguh Gelar Halalbihalal

  • 30 Mar 2026 13:37 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara: Bulan suci Ramadan telah usai. Gema takbir terdengar di seluruh penjuru, menandakan Hari Raya Idulfitri telah tiba, hari kemenangan. Tradisi saling memaafkan dan mempererat tali silaturahim tidak terlepas dari masyarakat Indonesia. Salah satunya ialah halal bihalal. Tak hanya di masyarakat, di sekolahpun demikian juga. Seperti yang dilaksanakan oleh SMAN 1 Sigaluh, dalam rangka mempererat tali kekeluargaan,didakan kegiatan halal bi halal yang dilaksanakan pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di GOR indoor. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan antusias, dengan suasana kebersamaan yang terasa hangat.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswi bernama Ita. Lantunan ayat suci Al-Qur’an membawa kekhidmatan bagi warga sekolah. Ikrar halal bi halal dibacakan oleh siswa lain bernama Fauzan sebagai perwakilan seluruh siswa. Kepala SMAN 1 Sigaluh Linovia Karmelita membalas ikrar tersebut. Dalam ikrarnya, Linovia menyampaikan agar memanfaatkan lebaran untuk saling memaafkan.

“Anak-anak, jadikan momen ini untuk saling memaafkan, baik kepada sesama manusia maupun kepada Tuhan. Kami, bapak dan ibu guru, menerima maaf kalian dengan lapang dada,” ujar Linovia.

Kegiatan semakin meriah dengan adanya pengumuman lomba video bertema toleransi. Hanya ada tiga juara, yaitu kelas XI.4 sebagai juara 3, kelas X.6 sebagai juara 2, dan kelas XII.1 sebagai juara 1. Pengumuman tersebut di sambut sorak sorai dan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi kepada para juara.

Pada puncak acara kegiatan ini menghadirkan tausiyah bertajuk “Hikmah Syawal” yang disampaikan oleh Ustad Imam Arifin dari Kalibening. Ustad Imam yang memberikan pesan-pesan inspiratif mengenai psikologi diri, iman, dan takwa. Beliau mengatakan bahwa semua perasaan datangnya dari pikiran dan hati.

“Jadi, jagalah pikiran dan hati kalian agar tidak menyakiti orang lain,” ujar Ustad Imam.

Penyampaian Ustadz Imam membuat seluruh siswa tampak tertegun atas tausiyahnya, berpadu dengan suasana khidmat saat doa bersama dipanjatkan, terutama untuk kelancaran pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) bagi siswa kelas XII. Hal ini menjadi bentuk ikhtiar agar para siswa diberikan kemudahan dan hasil terbaik dalam menempuh ujian akhir.

Akhir acara ditutup dengan berjabat tangan bersama siswa dengan bapak dan ibu guru sebagai perwujudan saling memaafkan. Keseluruhan rangkaian acara menciptakan suasana yang hangat, harmonis, dan penuh semangat baru, seolah menjadi awal yang indah untuk kembali menjalani aktivitas setelah Ramadan. (Zalfa Izzati Oktifani/SMAN 1 Sigaluh)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....