Suplai BBM ke Sulbar Dipastikan Normal, Masyarakat Diminta Tidak Panik

  • 30 Mar 2026 12:49 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Belum adanya titik terang terhadap konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel membuat masyarakat khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat memastikan bahwa hingga saat ini suplai dan distribusi BBM ke wilayah Sulbar masih berjalan normal.

Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, saat ditemui RRI Mamuju di kantornya, mengatakan bahwa kondisi distribusi BBM sejauh ini masih berjalan normal dan tidak mengalami pengurangan meskipun adanya imbauan dari pemerintah pusat untuk efisiensi energi.

"Untuk sementara ini suplai dan distribusi BBM masih berjalan normal, cuma ya tetap diminta untuk tetap melakukan efisiensi, untuk mencegah. Karena kan tidak tahu situasi perang itu akan seperti apa. Mudah-mudahan segera berakhir dan supaya kondisi kita kembali normal," ujarnya, Senin 30 Maret 2026.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena justru dapat memicu kelangkaan BBM yang berpotensi menaikkan harga BBM.

"Untuk masyarakat mungkin untuk tidak panik sebenarnya, karena dengan pembelian yang secara panik itulah sebenarnya yang membuat kelangkaan, karena biasanya ada yang menimbun, itu yang menyebabkan kelangkaan sehingga otomatis harga akan menjadi melonjak, apalagi kalau sudah sampai pada tahap pengecer, itu akan menjadi melonjak," tambahnya.

Dinas ESDM Sulawesi Barat berharap masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menggunakan BBM, serta tidak terpengaruh isu yang belum tentu kebenarannya. Selain itu, Dinas ESDM Sulbar akan terus memantau kondisi distribusi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat di Sulawesi Barat tetap terpenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....