Tips Menjaga Kebugaran saat Melakukan Perjalan Jauh

  • 29 Mar 2026 09:39 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Perjalanan jauh menuju kampung halaman menuntut kondisi fisik yang prima. Agar momen silaturahmi tidak terganggu oleh masalah kesehatan, berikut adalah hal penting untuk menjaga kebugaran selama di perjalanan:

1. Bebas Mabuk Perjalanan Tanpa Kantuk

Banyak orang menghindari obat anti-mabuk karena efek samping kantuk yang berat. Padahal, mabuk perjalanan (motion sickness) bisa diatasi dengan cara alami:

a. Pemanfaatan Aromaterapi

Gunakan minyak esensial seperti peppermint atau lemon. Aroma segar ini membantu merilekskan sistem saraf dan mengurangi sensasi mual di lambung.

b. Pengaturan Posisi Duduk

- Mobil: Duduk di kursi depan dan arahkan pandangan ke cakrawala (titik statis di kejauhan).

- Bus/Kereta

Pilih posisi di bagian tengah (area dengan guncangan paling minim). Hindari membaca buku atau bermain ponsel saat kendaraan melaju di jalan berkelok.

c. Camilan yang Tepat

Konsumsi permen jahe atau biskuit gandum yang tawar. Hindari makanan yang terlalu berlemak, pedas, atau berbau menyengat sesaat sebelum berangkat.

2. Waspada Deep Vein Thrombosis (DVT)

DVT adalah penggumpalan darah pada pembuluh vena dalam, biasanya di kaki, akibat duduk terlalu lama tanpa pergerakan (lebih dari 6 jam).

Gejala: Kaki bengkak, nyeri, atau kemerahan. Cara Mencegahnya dengan Peregangan Ringan:

Ankle Pumps: Luruskan kaki, lalu gerakkan telapak kaki menekuk ke atas dan ke bawah secara bergantian.

Ankle Circles: Putar pergelangan kaki searah jarum jam dan sebaliknya.

Knee Lifts: Angkat lutut ke arah dada secara bergantian sambil duduk.

Hidrasi: Minum air putih yang cukup agar sirkulasi darah tetap lancar.

3. Manajemen Kelelahan & Bahaya Microsleep

Bagi pengemudi, kelelahan adalah musuh utama. Salah satu risiko terbesar adalah microsleep (kondisi di mana seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa disadari). Tanda microsleep nampak apabila sering berkedip lambat, kepala tersentak kaget, melamun, atau tidak ingat beberapa kilometer jalan yang baru dilewati.

Untuk menghindarinya, berhentilah di rest area setiap 2 jam sekali atau maksimal 4 jam. Gunakan waktu istirahat minimal 15–30 menit untuk sekadar berjalan kaki ringan atau tidur singkat (power nap).

Jangan andalkan kafein, karena kopi hanya menunda rasa kantuk, bukan menghilangkannya. Istirahat adalah satu-satunya solusi nyata bagi tubuh yang lelah.

Sumber : Kemenmes RI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....