Dinkes Bengkulu Ingatkan Risiko Kolesterol Saat Iduladha 2026
- 27 Mei 2026 15:20 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Momentum Hari Raya Iduladha identik dengan melimpahnya konsumsi daging kurban dan aneka makanan bersantan di tengah masyarakat. Di balik suasana perayaan tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai risiko gangguan kesehatan seperti kolesterol tinggi, hipertensi hingga gangguan pencernaan akibat pola makan berlebihan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman Syahrul, mengatakan masyarakat perlu lebih bijak dalam mengatur pola konsumsi selama Iduladha agar kondisi tubuh tetap sehat dan bugar. Menurutnya, konsumsi makanan tinggi lemak, santan dan berminyak yang meningkat saat hari raya berpotensi memicu berbagai penyakit jika tidak diimbangi pola hidup sehat.
“Yang paling penting masyarakat tetap membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Kemudian Germas juga harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yasman, Rabu 27 Mei 2026.
Ia menegaskan masyarakat tidak dilarang menikmati hidangan khas Iduladha, namun tetap harus memperhatikan porsi makan dan keseimbangan asupan gizi. Konsumsi daging kurban juga disarankan tidak berlebihan serta diimbangi dengan sayur, buah dan air putih yang cukup.
“Kami mengimbau masyarakat menghindari makanan yang terlalu berminyak dan berlemak tinggi. Konsumsi makanan dengan gizi seimbang supaya kesehatan tetap terjaga selama momentum Iduladha,” tuturnya.
Selain menjaga pola makan, masyarakat juga diminta tetap memperhatikan waktu istirahat, rutin melakukan aktivitas fisik serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang berpotensi muncul di lingkungan sekitar. Menurut Yasman, menjaga kebugaran tubuh menjadi hal penting agar masyarakat tetap sehat selama perayaan Iduladha berlangsung.
Ia menambahkan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menjadi langkah penting dalam mencegah berbagai penyakit. Dengan disiplin menerapkan pola hidup sehat, risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan berlebihan saat hari raya dapat diminimalkan.
“Jaga pola istirahat dan tidur yang cukup, tetap lakukan aktivitas fisik, serta waspada terhadap isu penyakit yang beredar di masyarakat. Waspada boleh, tetapi jangan panik,” kata Yasman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....