Wali Kota Solo Tegaskan Akan Kurangi Open Dumping Sampah

  • 29 Mar 2026 04:24 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Mendampingi Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq yang melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Putri Cempo, Mojosongo, Wali Kota Solo, Respati Ardi tegaskan akan berfokus dalam pengurangan open dumping.

Ditemui wartawan pada Sabtu, 28 Maret 2026, Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan akan berkolaborasi dengan stakeholder hingga masyarakat untuk bersama-sama berfokus dalam pengelolaan sampah dari hulu sebagai cara mengurangi open dumping.

"Kerja sama dari seluruh stakeholder hingga masyarakat untuk mari bersama-sama kita fokus pengelolaan di hulu tidak bergantung di tempat pembuangan akhir dan itu selaras dengan kunjungan pak Menteri, kita harus fokus menyelesaikan sampah warisan dari pendahulu dengan cut and fill dengan segala upaya untuk mengurangi open dumping," kata Respati Ardi.

Ditambahkan Respati Ardi, pengurangan open dumping sangat perlu dilakukan karena mampu merusak lingkungan dan juga berdampak sangat buruk dalam waktu jangka panjang jika tidak terselesaikan.

"Karena open dumping ini jelas akan merusak lingkungan kita dan akan berdampak buruk jangka panjang. Oleh karena itu, kita berkomitmen membuat kebijakan yang tegas terhadap open dumping," katanya menambahkan.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan akan melakukan evaluasi total terhadap operasional Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Putri Cempo karena dianggap belum optimal.

"Bersama Pemerintah Kota Solo kita akan melakukan evaluasi total terhadap operasional Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Putri Cempo ini. Setelahnya akan dilakukan langkah-langkah eskalasi di pusat untuk kemudian merekomendasi rencana operasional lebih lanjut. Pola yang sedang disusun pak Wali harapannya bisa dieksekusi dengan cukup cepat," ucap Hanif Faisol Nurofiq.

Evaluasi sendiri akan dilakukan secara total. Menteri Lingkungan Hidup menegaskan akan menurunkan tim untuk mengkaji secara total terkait finansial melalui Instrumen Perpres 109.

"Kita akan evaluasi total mulai engineering, teknisnya kemudian finansialnya dengan budget-budget yang tersedia melalui Instrumen Perpres 109. Kita harapkan tim akan segera turun untuk mengkaji total," ucapnya menambahkan.

Hanif Faisol Nurofiq juga meminta PT Solo Citra Metro Plasma Power yang menjadi pengelola PLTSa Putri Cempo bisa terbuka dengan data secara konkret, sehingga bisa mempermuda merumuskan langkah-langkah lebih lanjut. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....