Belajar dari Tragedi Palengaan, Ini Pesan Polres Pamekasan

  • 28 Mar 2026 04:18 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Pamekasan - Suasana hari raya seringkali memacu kita untuk tetap beraktivitas meski tubuh terasa lelah. Namun, peristiwa duka yang menimpa Bahrawi (55), warga Desa Pasanggar, menjadi peringatan keras bagi kita semua untuk tidak meremehkan sinyal bahaya dari tubuh sendiri.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum berangkat silaturahmi ke Desa Palengaan Daja pada Kamis 26 Maret 2026 sore, korban sebenarnya sudah mengeluhkan kondisi kesehatan yang kurang fit.

"Anak korban menjelaskan bahwa ayahnya sering mengeluhkan pada bagian dada sebelah kiri sebelum berangkat," ujar Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, Jumat 27 Maret 2026.

Meski merasakan nyeri, almarhum tetap memaksakan diri berkendara sendirian menggunakan sepeda motor. Nahas, saat berencana bertamu, ia ditemukan tak bernyawa pada pukul 23.23 WIB.

Polres Pamekasan melalui Ipda Yoni Evan Pratama mengimbau masyarakat agar tetap memprioritaskan kesehatan di tengah euforia hari raya.

"Kini, jenazah almarhum telah dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Palengaan untuk dimakamkan. Keluarga telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah yang disebabkan oleh faktor kesehatan," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....