Bazar Sembako Murah PKDP Padati Menara Teratai Purwokerto

  • 27 Mar 2026 14:57 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Memasuki momen libur pasca Lebaran dan masih dalam rangka menyemarakkan HUT Banyumas ke-455, area Menara Teratai Purwokerto tampak dipadati masyarakat. Keramaian ini dipicu oleh gelaran Bazar Kuliner dan Sembako Murah yang diselenggarakan oleh Organisasi Kemasyarakatan Persatuan Keluarga Daerah Padang Pariaman (PKDP) yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Bulog.

Taufik Husni, Ketua PKDP, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian warga perantau Minang terhadap masyarakat Banyumas, terutama di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang bagi warga kurang mampu. Bazar ini menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau karena mengikuti harga standar pemerintah.

“Kami menjual sembako dengan harga pemerintah. Tujuannya agar masyarakat luas yang ekonominya kurang mampu bisa berbelanja dengan harga murah dan terjangkau,” ujarnya saat diwawancarai oleh RRI Purwokerto pada Kamis, (26/3/2026).

Lebih lanjut, Taufik menegaskan bahwa pihak PKDP sama sekali tidak mengambil keuntungan dari penjualan sembako ini. Sebagai contoh, minyak goreng dari Bulog seharga Rp15.000 per liter dijual kembali dengan harga yang sama, begitu pula dengan beras yang dipatok seharga Rp11.000 per kilogram.

Seluruh biaya operasional kegiatan tersebut ditutup menggunakan kas pribadi organisasi.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak hari pertama pembukaan.

Untuk menjaga ketertiban dan memastikan bantuan merata, pihak panitia menerapkan aturan pembatasan pembelian serta melakukan pendataan bagi setiap pengunjung yang berbelanja.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Hari pertama dan kedua selalu ramai. Kami mencatat setiap pembeli dan alamatnya untuk memastikan pembagian yang merata. Satu orang hanya boleh beli satu item, tidak boleh borong sampai berdus-dus agar semua kebagian,” ucap Taufik.

Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari, mulai 25 Maret hingga 4 April 2026 ini, juga dikemas menarik dengan menghadirkan hiburan rakyat dan pasar malam. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengalaman rekreasi keluarga yang lengkap bagi para pemudik maupun warga lokal yang berkunjung ke ikon wisata Menara Teratai.

Terakhir, Taufik menyampaikan harapannya agar sinergi antara ormas kedaerahan dan pemerintah terus terjalin untuk membantu masyarakat lapisan bawah. Ia berkomitmen agar kegiatan sosial ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di Kabupaten Banyumas.

“Harapannya pemerintah benar-benar memperhatikan masyarakat bawah yang kesulitan menjangkau harga pangan. Kami hadir di sini untuk berbagi dan peduli sebagai sesama anak bangsa. Walaupun kami komunitas asal Padang Pariaman, kami bekerja dan berusaha di sini, jadi kami ingin berkontribusi. Moto kami adalah: Berbarengan Membangun Banyumas,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....