PB Alkhairaat Palu Pastikan Haul ke-58 Guru Tua Siap Digelar

  • 27 Mar 2026 09:55 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • Haul guru tua Habib Idrus bin Salim Aljufri ke-58 tahun 2026
  • Pengurus Besar (PB) Alkhairaat
  • Haul Guru Tua menjadi momentum silaturahmi akbar bagi keluarga besar Alkhairaat dari berbagai daerah di Indonesia.

RRI.CO.ID, Palu - Haul ke-58 Guru Tua dipastikan siap digelar dengan berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mulai 28 Maret hingga 1 April 2026 mendatang di kompleks Alkhairaat, Kota Palu. Hal itu disampaikan oleh Panitia Pelaksana Haul ke-58 Guru Tua saat konferensi pers di gedung Pengurus Besar (PB) Alkhairaat pada Kamis, 26 Maret 2026.

Kegiatan tersebut terbagi menjadi tiga agenda utama yakni Festival Raudhah yang akan berlangsung mulai 28 Maret hingga 30 Maret 2026. Festival tersebut akan menghadirkan beragam karya-karya dalam bentuk Seni Budaya Islam dari seluruh umat muslim, khususnya karya dari Abnaul Khairaat.

Selain itu juga akan dirangkaikan dengan kegiatan Rauhah, diisi dengan qiraatul kitab, tahlil, maulid dan dzikir yang dipusatkan di Masjid Alkhairaat. Selanjutnya pada 1 April 2026 atau bertepatan dengan 12 Syawal 1447 H merupakan puncak dari rangkaian pelaksanaan Haul ke-58 Guru Tua yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya untuk memperingati wafatnya Habib Idrus bin Salim Aljufri.

Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat Palu, Jamaludin Mariadjang menjelaskan, pihak panitia telah merampungkan persiapan rangkaian kegiatan tahunan tersebut. Ia menyebut peringatan Haul Guru Tua bukan hanya peringatan seremonial tahunan, tetapi memiliki nilai historis dan kultural serta sebagai momentum silaturahmi akbar bagi masyarakat luas khususnya bagi Abnaul Khairaat.

"Jadi guru tua yang kita peringati bukan hanya sosok pribadi tapi sosok yang berperan luas mendasar di dalam alur sejarah bangsa ini sehingga kita katakan ini dimensi historis kultural," ucapnya.

Selain itu, ia menyebut secara kelembagaan Haul Guru Tua telah menjadi agenda rutin tahunan dan telah menjadi tanggung jawab PB Alkhairaat sejak 57 tahun lalu.

"Sudah menjadi agenda tahunan, dilaksanakan secara kelembagaan memperingati haul guru tua dan selama ini dilaksanakan oleh PB Alkhairaat," ucapnya.

Ia menambahkan, untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Haul ke-58 Guru Tua tersebut, pihak panitia telah berkoordinasi dengan aparat keamanan. Hal itu dilakukan mengingat jumlah masyarakat yang menghadiri peringatan tahunan diperkirakan mencapai puluhan ribu orang.

"Kita telah berkoordinasi dengan pihak keamanan tidak berarti mengganggu sakralitas dari acara ini tapi karena ini banyak melibatkan orang banyak," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Panglima Garda Alkhairaat, Husen Habibu menyebut pelaksanaan Haul Guru Tua menjadi momentum silaturahmi akbar bagi keluarga besar Alkhairaat dari berbagai daerah di Indonesia. Ia mengatakan jumlah masyarakat yang hadir pada kegiatan tahunan tersebut diperkirakan mencapai 75 ribu jamaah dari berbagai daerah.

"Haul ini adalah silaturahmi akbar dari keluarga besar Alkhairaat, baik yang pernah belajar di Alkhairaat maupun simpatisan yang insya Allah akan dihadiri sekitar 75 ribu orang yang akan hadir di sini dari seluruh Indonesia," ucap Husen.

Husen menambahkan, puncak peringatan ke-58 wafatnya Habib Idrus bin Salim Aljufri tersebut rencananya akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara.

“Insya Allah akan dihadiri beberapa menteri, yang telah mengonfirmasi, ada Menteri Sosial, Menteri ATR, Menteri Agama, Menteri UMKM, Menteri Kebudayaan, dan beberapa gubernur dari kawasan timur Indonesia,” ucapnya.

Memastikan kenyamanan para masyarakat yang hadir pada kegiatan tahunan tersebut, panitia pelaksana Haul Guru Tua turut menyiapkan 5 titik posko kesehatan hingga ambulans yang tersebar di sejumlah titik lokasi kegiatan. Selain itu panitia juga menyiapkan toilet sekolah serta sejumlah toilet portabel untuk digunakan masyarakat yang menghadiri puncak perayaan Haul ke-58 Guru Tua tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....