Pemkot Surabaya Pastikan Kendaraan Dinas Tak Keluar Selama Libur Panjang
- 25 Mar 2026 17:40 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya memastikan kendaraan dinas tak dipakai sembarangan selama libur panjang Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah. Seluruh kendaraan nonoperasional “dikandangkan” untuk mencegah penyalahgunaan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, kebijakan ini berlaku untuk seluruh ASN di lingkungan pemkot. Ia memastikan kendaraan dinas tidak keluar selama masa libur.
“Alhamdulillah, kendaraan di pemerintah kota tidak ada yang keluar. Semua sudah masuk dan ditempatkan di lokasi yang ditentukan,” kata Eri, Rabu 25 Maret 2026.
Langkah ini diambil untuk menutup celah penggunaan kendaraan dinas di luar kepentingan pekerjaan. Pengawasan dilakukan secara internal agar aset daerah tetap digunakan secara akuntabel.
Meski demikian, sejumlah kendaraan tetap beroperasi. Armada layanan publik seperti ambulans dan pemadam kebakaran disiagakan selama libur.
Tak hanya itu, kendaraan patroli keamanan, kebersihan, hingga tim penanganan bencana juga tetap bergerak. Pemkot memastikan layanan publik tidak terganggu meski sebagian besar aktivitas pemerintahan libur.
“Yang operasional tetap jalan untuk pelayanan masyarakat. Kita pastikan semua kebutuhan warga tetap terlayani,” ujarnya.
Eri menyebut pengendalian ini menjadi bagian dari upaya menjaga disiplin pengelolaan aset daerah. Ia mengklaim sistem pengawasan kini berjalan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....