Pemerintah Siapkan Mitigasi Haji Hadapi Situasi Global

  • 24 Mar 2026 13:49 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Pemerintah Indonesia memperketat pengawasan terhadap dinamika global demi menjamin keselamatan lebih dari 200.000 jemaah haji tahun 2026. Persiapan teknis hampir mencapai 100 persen, namun langkah mitigasi berlapis tetap disiapkan, mulai dari pengalihan rute penerbangan hingga strategi evakuasi massal, sebagai antisipasi jika eskalasi meningkat.

Menteri Urusan Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf (Gus Irfan), menegaskan bahwa meski koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi menunjukkan status aman, keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama.

“Amanat Presiden sangat jelas, prioritas utama pemerintah adalah keamanan dan kenyamanan jemaah. Kami sudah menyiapkan berbagai skenario mitigasi untuk menghadapi segala kemungkinan situasi global,” ujarnya saat berkunjung ke Ponpes Darul Ulum, Gersempal, Sampang, Senin 23 Maret 2026.

Pemerintah telah memetakan beberapa skenario krusial jika terjadi eskalasi konflik di jalur penerbangan atau kawasan Timur Tengah. Opsi yang disiapkan meliputi penyesuaian kuota keberangkatan, pengalihan rute penerbangan melalui jalur alternatif yang lebih aman, hingga evakuasi massal jika kondisi memburuk saat ibadah berlangsung di Tanah Suci.

Gus Irfan menekankan bahwa mengevakuasi ratusan ribu jemaah bukan perkara mudah. Mengutip pesan Presiden, ia menyebutkan bahwa proses evakuasi 200.000 jemaah adalah tugas berat, sehingga kepastian keamanan menjadi syarat mutlak sebelum keberangkatan dilakukan.

“Komunikasi dengan Menteri Haji Arab Saudi hingga kini mengonfirmasi bahwa situasi tetap aman dan persiapan berjalan sesuai jadwal. Pemerintah juga menghimbau calon jemaah dan keluarga agar tetap tenang serta tidak terpengaruh spekulasi. Setiap perubahan kebijakan akan disampaikan secara transparan melalui saluran resmi,” kata Gus Irfan saat berada di Sampang Madura.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....