Ma’ruf Amin Jadi Khatib Salat Ied di Balai Kota DKI
- 21 Mar 2026 14:00 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden RI ke-13, Kyai Haji Ma'ruf Amin, menjadi khatib dalam salat Idulfitri 1447 Hijriah di Balai Kota DKI Jakarta, pada Sabtu 21 Maret 2026. Dalam khutbahnya, Ia menyampaikan, Idulfitri merupakan hari yang agung dan penuh syukur, setelah umat Islam menjalani ibadah Ramadan selama satu bulan penuh.
“Ibadah Ramadan memang berat menghadapi ujian dan tuntutan yang harus kita lakukan,” ujar Ma’ruf Amin di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, pada Sabtu 21 Maret 2026.
Menurutnya, keberhasilan menjalankan ibadah puasa tidak hanya diukur dari menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kemampuan untuk menahan hawa nafsu, serta menjauhi hal-hal yang dilarang. Dalam kesempatan itu, Ia pun mengajak umat Islam untuk tetap menjaga keistiqamahan setelah bulan Ramadhan berakhir.
“Yang lebih berat lagi menjaga keberlangsungan, keistiqamahan, sampai kita menghadapi sebelas bulan yang akan datang, agar kita tetap berjalan di atas jalur Ramadan, yaitu di jalan Allah, petunjuk Allah,” katanya.
Lebih lanjut, Ma’ruf Amin juga menjelaskan makna Idulfitri sebagai kembalinya manusia ke fitrah. Oleh karena itu, tradisi saling memaafkan menjadi bagian penting dalam perayaan Idulfitri. Dalam hal ini, Ia menyebut bahwa tradisi halalbihalal menjadi upaya sosial untuk memperkuat persaudaraan.
“Semua itu tidak lain adalah upaya kita secara sungguh-sungguh untuk kembali kepada fitrah kita, kepada jati diri kemanusiaan kita untuk tunduk dan patuh pada semua ketentuan Allah,” ucap Ma’ruf Amin.
Adapun salat Idul Fitri di Balai Kota DKI Jakarta turut dihadiri oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno. Selain itu, setidaknya ada sekitar 2.000 jamaah yang ikut memadati halaman Balai Kota DKI Jakarta untuk melaksanakan Shalat Ied bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....