Pertamina Jamin Stok BBM di Kalbar Aman, SPBU Didorong Layani hingga 24 Jam

  • 20 Mar 2026 12:32 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Menyikapi antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kalbar, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil sejumlah langkah strategis untuk memastikan distribusi tetap berjalan optimal. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menyatakan pihaknya telah menyiapkan stok tambahan di Terminal BBM Pontianak, termasuk pasokan Pertamax sebanyak 3.300 metrik ton.

Selain itu, operasional terminal dijalankan selama 24 jam untuk mempercepat distribusi ke seluruh SPBU di Kalimantan Barat (Kalbar). Frekuensi pengiriman juga ditingkatkan menyesuaikan lonjakan permintaan yang mencapai hampir 40 persen.

"Jadi, kami tetap akan mengoperasikan maksimal fasilitas terminal kami. Terminal Pontianak 24 jam Insya Allah dan terus memasok ke semua SPBU di wilayah Kalimantan Barat untuk bisa memaksimalkan pelayanan selama masa Ramadan dan Idulfitri di Kalimantan Barat," katanya, Jumat 20 Maret 2026.

Pertamina juga mendorong SPBU untuk memperpanjang jam operasional, bahkan mempertahankan layanan 24 jam di sejumlah titik guna mengurai antrean.

"SPBU kita dorong untuk memperpanjang pelayanannya. Beberapa SPBU yang sudah 24 jam kita pertahankan dan kita nanti coba dorong lagi untuk SPBU bisa melayani lebih lama, tentu dengan menyiapkan pelayanan seperti operator, pengawas-pengawas di SPBU agar bisa melayani masyarakat di masa jam pelayanan yang dijanjikan," ujar Isfahani.

Pertamina memastikan ketersediaan BBM dalam kondisi aman. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

"Kami akan pastikan SPBU beroperasi, pasokan kami tersedia dan kita akan maksimalkan. Dan kami berharap masyarakat tetap tenang karena persediaan kita sudah cukup baik saat ini," katanya, mengakhiri.

Baca juga: Antrean BBM di SPBU Kota Baru Pontianak Lebih dari 1 Kilometer

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....