DPRD DKI Gelar Tebus Pangan Murah Redam Lonjakan Harga

  • 18 Mar 2026 13:40 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • DPRD DKI menggelar tebus pangan murah di tiga kecamatan Jakarta Timur.
  • Program menyasar kebutuhan pokok seperti daging ayam, daging sapi, dan telur.
  • Kenaikan harga pangan jelang Lebaran memicu tekanan daya beli masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, tekanan harga pangan di Jakarta mendorong DPRD DKI menggelar program tebus pangan murah. Langkah ini menjadi respons atas kenaikan harga kebutuhan pokok yang membebani masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

Kegiatan tebus pangan murah digelar selama tiga hari, 16 hingga 18 Maret 2026, di Kecamatan Cakung, Matraman, dan Pulogadung. Program ini diinisiasi anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C, dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, Josephine Simanjuntak, sebagai upaya menjaga akses pangan warga di tengah lonjakan harga.

Josephine mengatakan program ini bekerja sama dengan BUMD pangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. “Program ini untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Lebaran,” ujar Josephine melalui keterangan tertulisnya di Jakarta pada Rabu, 18 Maret 2026.

Melalui skema kupon, warga dapat menebus paket pangan yang telah disiapkan panitia sesuai jumlah penerima. Josephine juga menekankan pentingnya ketertiban dalam distribusi agar seluruh warga yang berhak dapat memperoleh bantuan tersebut.

Kenaikan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri menjadi latar belakang utama program ini. Data menunjukkan harga daging sapi di Jakarta mencapai sekitar Rp142.361 per kilogram, sementara daging ayam ras berada di kisaran Rp42.194 per kilogram.

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat daging ayam ras mengalami inflasi bulanan hingga 10,54 persen. Lonjakan ini menjadikan komoditas pangan sebagai salah satu penyumbang utama inflasi di ibu kota menjelang hari besar keagamaan.

Bagi sebagian warga, konsumsi daging kini menjadi sesuatu yang tidak rutin. “Dengan kupon ini saya bisa beli lebih murah dari harga pasar, sangat membantu,” ucap salah satu warga yang mengantre di lokasi kegiatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....