Lebaran 2026, DKI Gratiskan Layanan Transportasi Umum Selama Dua Hari

  • 16 Mar 2026 14:52 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah kebijakan khusus bagi warga yang tetap berada di ibu kota selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menggratiskan seluruh layanan transportasi umum di Jakarta selama dua hari pada momen Lebaran 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang tidak melakukan perjalanan mudik. Tahun ini, Pemprov DKI mengusung tema “Mudik ke Jakarta” untuk menjaga suasana ibu kota tetap hidup selama libur Lebaran.

“Bagi yang tidak mudik, kami sudah tegaskan karena tema Jakarta adalah ‘Mudik ke Jakarta’, mereka akan kita perlakukan secara khusus. Pada tanggal Idulfitri selama dua hari, kami akan menggratiskan seluruh transportasi yang ada di Jakarta,” ujar Pramono, di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026..

Program transportasi gratis tersebut berlaku untuk seluruh moda transportasi publik yang berada di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta. Layanan yang dapat dinikmati masyarakat tanpa biaya meliputi bus TransJakarta, kereta Jakarta MRT, serta Jakarta LRT.

Selain transportasi, Pemprov DKI juga menyediakan fasilitas wisata gratis bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Melalui program ini, pemegang kartu dapat mengunjungi sejumlah destinasi wisata populer di Jakarta tanpa dikenakan biaya masuk.

Beberapa lokasi yang masuk dalam program tersebut antara lain kawasan rekreasi Ancol Dreamland, Monumen Nasional, serta Ragunan Zoo. Pemerintah berharap fasilitas ini dapat menjadi alternatif kegiatan rekreasi bagi warga yang merayakan Lebaran di ibu kota.

Pramono menilai, berbagai kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga suasana Jakarta tetap semarak meskipun sebagian besar warga memilih pulang ke kampung halaman selama periode Lebaran.

“Sehingga dengan demikian, kami mengharapkan Jakarta akan tetap semarak walaupun yang mudik hampir separuhnya,” katanya.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan langkah antisipasi guna menjaga keamanan lingkungan selama masa mudik. Pemerintah daerah akan menerbitkan surat edaran resmi yang ditandatangani Sekretaris Daerah sebagai pedoman bagi warga menjelang libur Lebaran.

Melalui surat edaran tersebut, warga yang hendak mudik diminta melaporkan rencana keberangkatan kepada pengurus lingkungan setempat, mulai dari RT, RW hingga pihak kelurahan. Langkah ini dinilai penting untuk memudahkan pemantauan keamanan di wilayah permukiman.

Selain itu, Pemprov DKI juga berencana mengaktifkan kembali kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif ketika banyak rumah ditinggalkan penghuninya selama musim mudik Lebaran 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....