Hari Purnomo dan Capaian 8 Tahun sebagai Dekan FTI UII

  • 12 Mar 2026 19:20 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) mencatatkan capaian yang membanggakan selama delapan tahun terakhir ini. Di bawah kepemimpinan Dekan Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN.Eng., dua periode (2018–2022 dan 2022–2026), FTI UII tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga melompat jauh dalam kualitas akademik dan daya saing global.

Sebagai Guru Besar di bidang ergonomi Prof Hari dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan ergonomi industri, sistem kerja, dan peningkatan produktivitas berbasis pendekatan human-centered design di Indonesia. Kiprah akademiknya ditandai dengan berbagai penelitian tentang perancangan sistem kerja yang aman, sehat, dan efisien, serta integrasi ergonomi dalam rekayasa industri dan manajemen operasi.

Ia juga aktif menulis di jurnal ilmiah dan forum akademik. Ia juga berperan dalam membimbing banyak peneliti muda serta mendorong penerapan prinsip ergonomi pada sektor manufaktur, UMKM, dan layanan publik. Pemikirannya menekankan, pentingnya keselarasan antara manusia, teknologi, dan lingkungan kerja guna mencapai kinerja organisasi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup pekerja.

Indikator capaian lainnya saat awal menjabat terdapat 7 program studi (prodi), dengan rincian 5 program sarjana dan 2 program magister, saat ini telah memiliki 15 prodi dengan rincian 8 program sarjana, 4 program magister, 2 program doktor dan 1 program profesi insinyur. Adapun ke 15 Prodi tersebut, Prodi Sarjana (S1) meliputi Teknik Industri (+ IP), Teknik Kimia (Proses Industri Hijau) -- (+ IP), Teknik Elektro (+IP), Informatika (+ IP), Teknik Mesin, Informatika -- Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Rekayasa Tekstil. Prodi (S2) Magister, meliputi Manajemen Rekayasa Magister Teknik Industri, Informatika, Magister Rekayasa Elektro, Magister Teknik Kimia, dan Prodi Doktor (S3) meliputi: Doktor Rekayasa Industri, Doktor Informatika serta Profesi Insinyur

Selanjutnya tidak kalah penting adalah akreditasi, saat ini terdapat dua atau 13 persen prodi "Unggul+Internasional", enam atau 40 persen prodi "Unggul", selanjutnya dua atau 13 persen "Baik Sekali" dan empat atau 27 persen "Baik" serta satu atau 7 persen "Minimum".

“Akreditasi sangat penting bagi perguruan tinggi karena menjadi tolok ukur mutu akademik, tata kelola, dan kredibilitas institusi yang menjamin kualitas pendidikan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dan daya saing lulusan,” katanya, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Rabu, 11 Maret 2026.

Hari memiliki gaya kepemimpinan yang tegas, hal ini untuk menciptakan kedisiplinan, kejelasan aturan, dan konsistensi dalam bekerja atau[un studi bagi Mahasiswa S1,S2 maupun S3 yang dibimbingnya. Sikap tegas tersebut membuat civitas akademik di FTI UII dapat lebih memahami tanggung jawab serta target yang harus dicapai.

“Ketegasan yang adil menumbuhkan rasa hormat dan kepastian, meminimalkan kelalaian, serta mengarahkan energi kerja pada tujuan bersama. Dampaknya, semua menjadi lebih tertib dan produktivitas kinerja meningkat, hal tersebut juga berlaku bagi Mahasiswa, dapat Lulus Studi tepat waktu dengan IPK optimal, serta waktu tunggu kerja 0 tahun,” ujarnya.

Hal ini merupakan salah satu kontribusi Prof Hari Purnomo sebagai alumni membuat momentum penting bagi civitas akademika UII dalam penguatan kepemimpinan visioner yang mampu membawa UII kian unggul, berdaya saing global, dan tetap kokoh berakar pada nilai-nilai keislaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....