Peserta Pelatihan Vokasi di Semarang Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan
- 10 Mar 2026 10:45 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Peserta pelatihan vokasi di Semarang kini mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas(BBPVP) Semarang. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang digelar di kantor BBPVP Semarang, Senin, 9 Maret 2026.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit, Farah Diana, bersama Kepala BBPVP Semarang, Fikri Kurniakiki. Kesepakatan ini bertujuan memberikan perlindungan bagi peserta pelatihan kerja yang sedang mengikuti program pemagangan.
Melalui kerja sama tersebut, para peserta pelatihan dan pemagangan yang diselenggarakan BBPVP Semarang akan didaftarkan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Perlindungan yang diberikan meliputi program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit, Farah Diana, mengatakan kerja sama ini penting untuk memberikan rasa aman bagi peserta pelatihan selama menjalani proses belajar dan pemagangan di dunia kerja.
“Dengan adanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, kami berharap para peserta program ini dapat bekerja dengan lebih tenang dan fokus. Tanpa khawatir tentang kemungkinan risiko yang dapat terjadi selama proses pemagangan atau pelatihan,” ujarnya.
Ia menambahkan, perlindungan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja. Selain memiliki keterampilan, para peserta pelatihan juga mendapatkan jaminan perlindungan selama menjalani proses pembelajaran.
“Semoga BPJS Ketenagakerjaan bisa terus memberikan manfaat kepada seluruh pekerja Indonesia, baik yang sudah bekerja maupun yang sedang dalam proses pelatihan, agar mereka dapat meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Melalui kolaborasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan tenaga kerja yang terampil sekaligus terlindungi. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara lembaga pelatihan dan sistem perlindungan tenaga kerja di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....