Bupati Aceh Besar Akan Implementasikan Beut Kitab Bak Sikula
- 09 Mar 2026 23:04 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram akan mengimplementasikan Program Beut Kitab Bak Sikula, untuk 215 Jenjang Sekolah Dasar (SD) dan 90 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Aceh Besar. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kompleks Gedung Dekranas Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa sore (10/3/2026).
Program Beut Kitab Bak Sikula merupakan salah satu program unggulan pada masa kepemimpinan Bupati Syech Muharram bersama Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri. Program ini dirancang sebagai upaya memperkuat pendidikan agama di lingkungan sekolah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh Besar, Muhajir, mengatakan implementasi program tersebut akan melibatkan ratusan sekolah. "Sebanyak 215 sekolah dasar dan 90 sekolah menengah pertama di Aceh Besar akan melaksanakan program tersebut," ujarnya, Senin 9 Maret 2026.
Disebutkan Muhajir, sekolah yang terlibat mencakup lembaga pendidikan negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Selain peluncuran program, Bupati Aceh Besar bersama unsur Forkopimda dan organisasi perangkat daerah juga akan menggelar kegiatan sosial.

Dalam kesempatan itu akan diserahkan santunan kepada 4.800 anak yatim dari berbagai kecamatan. Rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan tausiah keagamaan serta buka puasa bersama.
Muhajir menyebutkan jumlah peserta dan undangan yang hadir diperkirakan mencapai 500 orang. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengharapkan dukungan dari seluruh organisasi perangkat daerah, kepala sekolah, guru, serta orang tua siswa. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menyukseskan implementasi Program Beut Kitab Bak Sikula di Aceh Besar.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Rahmawati, menambahkan program tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah. Tujuannya untuk memperkuat pendidikan agama Islam di sekolah formal.
"Pelaksanaan program tersebut membutuhkan sebanyak 457 tenaga pengajar. Guru-guru tersebut akan ditempatkan di 215 sekolah dasar dan 90 sekolah menengah pertama di Aceh Besar, sebutnya.
Dijelaskannya, pada tahap awal tahun 2025, pemerintah daerah telah merekrut 124 guru sebagai bagian dari program percontohan. Perekrutan lanjutan kemudian dilakukan pada tahun 2026 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar.
Pada seleksi tahap kedua tahun 2026, dari kebutuhan 333 orang yang dibuka, sebanyak 276 orang dinyatakan lulus. Selain itu, terdapat 42 guru dari kategori guru SPT tahun 2025 yang juga berhasil lolos seleksi.
Rahmawati menambahkan terdapat pula 10 guru dari program Beut Kitab Bak Fauzul Kabir yang telah lebih dahulu mengajar. Dengan demikian, total guru yang telah lulus seleksi mencapai 452 orang dan masih menyisakan kekurangan lima orang dari kebutuhan 457 guru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....